Pasar Lesu, Belanja Iklan Pabrikan Mobil di Indonesia Turun 38 Persen

OTOMOTIF | 6 Desember 2019 11:18 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pasar otomotif nasional tahun ini sedang lesu dibandingkan tahun lalu. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merevisi target penjualan mobil tahun ini menjadi satu juta unit dari sebelumnya 1,1 juta unit. Revisi target ini juga lebih rendah dibandingkan hasil penjualan mobil secara nasional pada 2017 dan 2018.

Lesunya pasar mobil nasional tersebut turut memicu penurunan belanja iklan pabrikan otomotif Indonesia sepanjang Januari-Oktober tahun ini.

Menurut riset iklan televisi dari Adstensity, belanja iklan TV produk mobil periode Januari-Oktober tahun ini turun 38 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Nilainya anjlok menjadi Rp 584 miliar daripada Rp 943 miliar.

Dari sisi jumlah iklan juga menurun, yakni 41,7 persen menjadi 17.558 iklan selama Januari-Oktober tahun ini, demikian rilis Adstensity pada Merdeka.com, Jumat (6/12).

Perlu diketahui, data statistik belanja iklan tersebut diperoleh Adstensity berdasarkan rekaman semua iklan televisi di 13 stasiun tv nasional, yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNCTV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, Kompas TV, NetTV, dan TVRI.

Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto. Data ini juga tidak memberikan informasi apabila ada diskon atau potongan harga atau deal-deal lain dalam praktik bisnis antara pemasang iklan dan stasiun TV yang bersangkutan, di luar dari tarif iklan yang telah ditetapkan.

Adstensity merupakan produk monitoring iklan televisi milik PT SIGI Kaca Pariwara. Selain itu, penyebutan nama-nama produk di atas tidak dimaksudkan untuk tujuan komersial atau soft campaign, namun hanya sebagai dukungan informasi semata. (mdk/sya)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.