Pasar Masih Tertekan, Penjualan Daihatsu Turun per April 2019

OTOMOTIF | 16 Mei 2019 14:22 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pasar otomotif Indonesia masih belum keluar dari tekanan. Penjualan ritel nasional hingga April tahun ini mencapai 340.118 unit, turun 11,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Kondisi serupa juga terjadi di whole sales nasional, yang mana volumenya tercatat turun 14,4 persen menjadi 337.321 unit.

Pemain kedua terbesar, Daihatsu Indonesia, melaporkan penjualan ritelnya periode Januari – April 2019 tercatat 60.706 unit dengan wholesales sebesar 66.825 unit. Penjualan ritel Daihatsu juga mengalami penurunan sebesar 6,4 persen, sedangkan whole sales turun 5,2 persen.

Namun penurunan ini masih lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pasar nasional, sehingga secara pangsa pasar, Daihatsu mengalami kenaikan menjadi 17,8 persen untuk pejualan ritel, sedangkan whole sales 19,8 persen.

“Walaupun penjualan Daihatsu turun sedikit tahun ini, kami masih bersyukur karena penurunan kami masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar secara nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan yang memilih Daihatsu sebagai kendaraan mereka,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dalam rilisnya.

Penjualan ritel Daihatsu masih didominasi model Sigra dengan volume 16.860 unit atau berkontribusi 27 persen. Diikuti oleh Gran Max Pikap 12.065 unit (19,9 persen). Sementara penjualan Xenia, Terios, dan Ayla berada di kisaran lebih dari 8.000 unit dengan kontribusi 13 – 14 persen.

(mdk/sya)

TOPIK TERKAIT