Pasar otomotif 2016 diprediksi lesu, bagaimana nasib Innova terbaru?

Pasar otomotif 2016 diprediksi lesu, bagaimana nasib Innova terbaru?
OTOMOTIF | 17 November 2015 13:45 Reporter : Yoga Tri Priyanto

Merdeka.com - Tahun ini, perilisan mobil-mobil serta motor cukup banyak, belum lagi di tahun 2016 mendatang. Sederet kendaraan baru bakal menghiasi jalanan. pasar akan dibuat bingung dengan banyaknya pilihan tersebut.

Lantas bagaimana dengan kondisi permintaan pasar? Akankah banyak perusahaan otmotif yang bakal untung dengan digempurnya lahan mobil dan motor di Indonesia?

Menurut PT Astra International Tbk (ASII), mereka mencoba memprediksi bagaimana pergerakan pasar di tahun depan, khususnya di bidang otomotif. Akan tetapi pihaknya justru mengungkapkan tahun 2016 daya beli masyarakat bakal menurun.

"Saya cuma bisa katakan bahwa prediksi dari teman-teman di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil diprediksi sebanyak 1 juta unit mobil pada 2016 serupa prediksi pada 2015 ini, sementara untuk motor sekitar 7 juta-an. Jadi menurut hemat kami, pada tahun depan tidak jauh berbeda pada 2015 ini. Mudah-mudahan tidak lebih buruk," ujar Presiden Direktur Astra International Tbk Prijono Sugiarto, seperti yang dikutip dari Antara (16/11).

Dia mengharapkan bahwa data-data ekonomi Indonesia yang mulai terlihat ada perbaikan pada tahun ini seperti angka defisit neraca keuangan Indonesia, inflasi, serta kurs rupiah yang bertahan di level Rp 13.600 - Rp 13.700 per dolar AS dapat mempengaruhi kinerja perseroan.

"Dengan angka defisit yang membaik, inflasi yang terus terjaga dan rupiah tidak terlalu berfluktuasi, maka makro ekonomi pada umumnya dan Astra pada khususnya akan bertahan dan bahkan lebih baik," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan mobil-mobil baru yang akan dririlis? Bagaimana nasib All New Kijang Innova? Grand New Avanza? Sepertinya mereka harus berjuang lebih keras. Pasalnya, Direktur Pemasaran TAM, Rahmat Samulo beberapa waktu lalu mengatakan bahwa All New Kijang Innova ditargetkan laku 5000 unit dalam tiga bulan awal pasca mengaspal. Tak hanya itu, setelah tiga bulan berlalu, secara continue mobil tersebut ditargetkan 4000 unit per bulannya. Ngeri!

Lantas, sanggupkah target tersebut terpenuhi jika kondisi pasar di Indonesia benar-benar lesu? Menurut kalian, guys? (mdk/ega)

Baca juga:

Harga All New Kijang Innova kecolongan, check di sini!

[Video] All New Kijang Innova pantas dibanderol Rp 400 juta!

Toyota ingin All New Kijang Innova terjual 5000 unit di 3 bulan awal

Untuk tampil baru, Sang Legenda butuh waktu 27 bulan

All New Kijang Innova punya fitur drive mode

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami