Pasar Otomotif Masih Ambyar, Penjualan Daihatsu Turun 29 Persen di Mei

Pasar Otomotif Masih Ambyar, Penjualan Daihatsu Turun 29 Persen di Mei
OTOMOTIF | 12 Juni 2020 09:27 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Sesuai prediksi, penjualan Daihatsu Indonesia ambyar pada Mei lalu. Penjualan ritel Daihatsu hanya 3.673 unit di Mei, turun sekitar 29 persen, daripada penjualan bulan sebelumnya (April).

Hasil ini diperoleh berdasarkan data yang diolah Merdeka.com dari PT Astra Daihatsu Motor, kemarin. Di periode Januari-Mei tahun ini penjualan ritel Daihatsu tercatat 48.019 unit, sementara periode Januari-April 44.346 unit. Jadi ada selisih 3.673 unit.

Penurunan penjualan di Mei ini sebenarnya sudah diprediksi oleh Daihatsu Indonesia. Merek asal Jepang ini merupakan pemain terbesar kedua di pasar otomotif Indonesia satu dekade terakhir.

Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, sebelumnya memprediksi penjualan mobil di Mei lebih rendah dari April, karena faktor libur hari raya Idul Fitri sehingga waktu bekerja lebih sedikit dari bulan sebelumnya. Kemudian faktor tren penjualan ritel yang menurun sejak Maret lalu.

Faktor lainnya, pandemi Covid-19 di Tanah Air yang belum mereda, daya beli masyarakat yang berkurang, dan persetujuan perusahaan pembiayaan kendaraan yang kini lebih ketat dari sebelumnya.

"Saya kira kondisi pasar di Mei akan lebih jelek lagi. Paling pasar akan menurun sekitar 40 persen, jadi penjualan ritel nasional di Mei tak lebih dari 15 ribu unit," ujar Amelia pada medio Mei lalu.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengoreksi target penjualan mobil tahun ini menjadi 600 ribu unit dari semula satu juta unit. Ada penurunan penjualan sekitar 40 persen.

Baca Selanjutnya: Pangsa Pasar Daihatsu Naik per...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami