Pasar Otomotif Naik 172 Persen, Gaikindo: Kami Fokus Percepat Sisi Produksi

Pasar Otomotif Naik 172 Persen, Gaikindo: Kami Fokus Percepat Sisi Produksi
GIIAS 2019. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
OTOMOTIF | 24 April 2021 12:02 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan produk otomotif meningkat tajam sejak kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) efektif per 1 Maret lalu.

Kebjakan berupa diskon PPnBM mulai 100 persen untuk beberapa mobil produksi dalam negeri itu diatur dalam PMK No 20/PMK 010/2021 dan Kepmenperin No 169 Tahun 2021.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO, menjelaskan kebijakan pemerintah dalam bentuk relaksasi PPnBM itu menjadi momentum bangkitnya industri otomotif Indonesia. Terbukti terjadi lonjakan penjualan atau wholesale kendaraan bermotor yang memenuhi ketentuan insentif itu hingga 172 persen pada Maret tahun ini dibandingkan bulan sebelumnya.

Per Maret itu, total penjualan lebih 85.000 unit, mendekati penjualan normal, sebelum pandemi, yang berada pada angka 90.000 unit.

“Dengan tanggung jawab menopang lebih 1,5 juta tenaga kerja di Indonesia, industri otomotif harus bangkit dan terus bergerak. Kebijakan PPnBM menjadi jawaban paling tepat karena memberi percepatan luar biasa terhadap upaya pemulihan industri otomotif. Gaikindo berterima kasih kepada Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Koordinator Perekonomian yang telah memperjuangan kebijakan PPnBM tersebut,” ujar Yohannes dalam keterangan resminya, Sabtu (24/4).

Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan dengan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Pada 2019 sektor industri otomotif berkontribusi 3,98 persen terhadap perekonomian Indonesia (PDB). Pada tahun sama mampu mengekspor kendaraan CBU 332.000 unit ke berbagai negara.

Termasuk dalam sepuluh besar eksportir non-migas, menjadikan industri otomotif sebagai salah satu penghasil devisa bagi negara. Industri otomotif juga menjadikan Indonesia mampu swasembada mobil, dengan total kapasitas produksi 2,4 juta unit mobil per tahun dan menyerap tenaga kerja lebih 1,5 juta orang.

Baca Selanjutnya: Fokus Tambah Produksi...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami