Pendapatan iCar Asia Ltd Naik 27 Persen, Pasar Indonesia Tumbuh Kuat

OTOMOTIF | 12 Maret 2019 17:13 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - iCar Asia Ltd, jaringan portal otomotif terbesar di Asia Tenggara (ASEAN), mencatat kinerja positif pada 2018. Ada kenaikan pendapatan usaha sebesar 27 persen menjadi $11,6 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini juga sejalan dengan penerimaan kas yang juga tumbuh signifikan sebesar 46 persen.

Terdaftar di Australia Securites Exchange, iCar Asia (ASX: ICQ) memilki dan mengoperasikan jaringan portal otomotif terbesar di ASEAN. Berkantor di Kuala Lumpur, Malaysia, perusahaan berfokus pada pengembangan dan pengoperasian portal otomotif terkemuka di Malaysia, Indonesia, dan Thailand. Beberapa laman otomotif dalam jaringan iCar Asia, antara lain Carlist.my dan LiveLifeDrive.com di Malaysia; Mobil123.com, Otospirit.com, dan Mobil123Bid (Indonesia); One2Car.com, Autospinn.com (Thailand).

Berdasarkan rilisnya, pasar Indonesia mencatat pertumbuhan kuat dalam hal jumlah diler yang berbayar dan sejak diperkenalkannya produk iklan berlangganan pada September tahun lalu. Perlu diketahui pendapatan bisnis iCar Asia di Indonesia naik 58 persen menjadi $ 1,5 juta.

Rata-rata pengunjung bulanan dan jumlah leads naik, masing-masing tumbuh 32 persen dan 16 persen pada tahun lalu. Pertumbuhan itu berdampak pada kenaikan jumlah diler berbayar dalam sebulan untuk mempromosikan listing mereka, yakni naik 11 persen.

"2018 menjadi tahun menarik bagi iCar Asia dan kami meletakkan fondasi kuat dalam bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut pada 2019. Kami sangat bangga dengan bisnis Malaysia dan Thailand yang menjadi EBITDA dan arus kas positif sesuai pedoman kami pada 2018. Ini bukti bahwa grup berada dalam posisi baik untuk mencapai titik impas EBITDA pada akhir 2019, ” kata Hamish Stone, CEO iCar Asia, kemarin (11/3).

Pada 2018, dua dari tiga negara tempat iCar beroperasi mencapai tonggak finansial signifikan dengan meraih keuntungan. Malaysia adalah bisnis pertama yang mendapatkan EBITDA dan arus kas (keuangan) positif pada September 2018 dan mempertahankan kinerja ini hingga kuartal keempat 2018.

Lalu diikuti oleh Thailand, yang mendapatkan EBITDA dan arus kas positif pada Desember 2018. Dengan pencapaian profit di Malaysid dan Thailand, serta ditambah peningkatan kinerja keuangan untuk Indonesia, iCar Asia tetap berada di jalur untuk meraih titik impas EBITDA pada akhir 2019.

(mdk/sya)