Penjualan wholesale Toyota Indonesia naik single digit di Februari 2018

OTOMOTIF | 13 Maret 2018 11:36 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Saat pasar otomotif masih stagnan, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatat kenaikan pasar wholesale (dari pabrikan ke diler) sebesar 8,9 persen menjadi 27.665 unit di Februari 2018 dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini memperkuat posisi Toyota sebagai pemain paling dominan di pasar.

"Munculnya produk-produk baru memberikan pilihan kian beragam bagi konsumen, sekaligus pasar makin kompetitif. Ini beri angin segar bagi perkembangan pasar otomotif nasioanl dan makin mendorong pelaku industri otomotif nasional menawarkan yang terbaik kepada konsumen, termasuk Toyota," ujar Henry Tanoto, Vice President TAM, dalam rilisnya pada Merdeka.com, Selasa (13/3).

Secara nasional, total penjualan wholesale ini pada Februari 2018 menurun cukup signifikan sekitar 9 persen menjadi 86. 546 unit dari 95.865 unit pada Januari lalu (asumsinya penjualan wholasale merek yang belum masuk sama seperti di Januari).

Menurut TAM, hampir semua merek tampak mengurangi suplai untuk pasar wholesale di hampir semua segmen, termasuk segmen low MPV yang merupakan ceruk pasar terbesar di Tanah Air. Di segmen ini, Toyota juga mengurangi pasokan Avanza sehingga data penjualannya sedikit menurun. Penjualan wholesale Avanza pada Februari tercatat 6.773 unit, sehingga total penjualan dalam dua bulan pertama ini hanya 14.316 unit.

Henry Tanoto, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), mengungkapkan penurunan suplai wholesale untuk Avanza dilakukan sebagai bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di antara masing-masing produk yang ada. Maksudnya, agar setiap pelanggan memperoleh total ownership benefit sama di semua segmen dan produk.

Seentara di pasar ritel, total penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai 27.772 unit sehingga total penjualan sepanjang dua bulan pertama 2018 mencapai 56.267 unit. Angka itu di antaranya berasal dari penjualan Avanza yang mencapai 6.451 unit.

“Daya serap pasar untuk Avanza stabil. Kami optimistis pada Maret ini penjualan akan naik seiring dengan peningkatan suplai ke diler atau wholesale,” katanya.

Baca juga:
Penjualan All New Toyota Rush naik lebih dari 100 persen!
Penjualan 'jalan di tempat', Toyota kurangi pasokan Avanza di Januari-Februari
Wuling masuk deretan mobil terlaris di dunia, Avanza tak ada...
New Toyota Alphard dan Velfire makin mewah, varian hybrid Rp 1,4 Miliar!
Ini komen Yaris Club soal fitur Paddle Shift di New Yaris 2018

(mdk/ega)