Penta Jaya klaim berhak diskon harga moge KTM di GIIAS

OTOMOTIF | 26 Agustus 2016 15:58 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Perseteruan antara PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) dan PT Jaya Selaras Sejahtera (JSS) soal siapa yang paling berhak mewakili brand moge KTM di Indonesia semakin seru. PJLM yang dipimpin Kristianto Goenadi 'melawan' JSS yang lebih dulu dikenal sebagai agen pemegang merek (APM) moge asal Austria ini.

Perseteruan ini dimulai akibat PJLM mendiskon hingga 50 persen harga moge KTM di pameran GIIAS 2016 kemarin. Sebagai APM KTM Indonesia, JSS langsung 'menceraikan' status diler PJLM secara pihak.

Merdeka.com mencoba mewawancarai berkali-kali Presiden Direktur PJLM Kristianto soal perseteruan ini. Namun, dia mengelak menjelaskan dengan menjawab singkat, dirinya masih meeting dengan pihak Bajaj Auto Limited.

"Kami sudah keluarkan rilis bantahan pak, itu saja penjelasannya," ujar Kristianto kepada Merdeka.com lewat aplikasi messaging.

Dalam rilis yang dimaksud Kristianto, dia menjelaskan PJLM berani mendiskon harga moge KTM tipe RC 390, RC 250, RC 200, Duke 200, dan Duke 250, karena sudah ditunjuk oleh Bajaj Auto Limited sebagai agen pemegang merek KTM Indonesia, khusus untuk memasarkan KTM bermesin di bawah 400 cc yang diwakili model Duke dan RC tadi.

Penunjukan ini berdasarkan kerja sama KTM Austria dengan Bajaj di April 2016. Seperti diketahui Bajaj adalah salah satu pemegang saham pabrikan moge asal Austria ini.

Menanggapi 'kemarahan' JSS, Kristianto menjelaskan JSS hanya distributor untuk big bike KTM di Indonesia. Sedangkan perusahaannya (PJLM) ditunjuk oleh Bajaj Auto sebagai distributor moge kolaborasi Bajaj-KTM di Indonesia, yang meliputi motor KTM di bawah 400 cc.

Dalam rilis itu, Kris memberikan link pernyataan resmi KTM Group yang menyebutkan bahwa pabrikan asal Austria itu telah bekerja sama dengan Bajaj untuk pasar Indonesia. Termasuk soal Bajaj Auto yang menunjuk PT Penta Jaya Laju Motor setuju untuk mendistribusikan motor KTM di bawah 400 cc.

"Kemitraan bisnis dengan Jaya Selaras Sejahtera akan tetap ada, tapi sekarang sepenuhnya fokus pada model di atas 400 cc," tulis KTM Group dalam pernyataannya itu.

Sebelumnya, Jimmy Budhijanto, Presiden Direktur JSS memutus kontrak PJLM sebagai salah satu diler KTM di Indonesia. Sebab kebijakan diskon harga hingga 50 persen itu melanggarkan wewenangnya sebagai diler. Pemutusan kontrak penjualan berlaku efektif per Jumat (19/8).

Berdasarkan keputusan itu, semua tindakan PJLM event GIIAS 2016 adalah di luar tanggung jawab JSS selaku APM KTM di Indonesia.

Gara-gara banting harga, KTM Indonesia 'ceraikan' Diler Penta Jaya

KTM resmi rilis 690 Duke dan Duke R, beda tipis

KTM 1290 Super Duke GT rilis, kesan touring berasa lebih menantang

KTM 1290 super Duke GT siap produksi?

KTM bakal produksi motor 800cc, rilis 2016

(mdk/ega)