BeliMobilGue.co.id Ganti Merek Jadi OLX Autos Indonesia, Diakuisisi OLX?

BeliMobilGue.co.id Ganti Merek Jadi OLX Autos Indonesia, Diakuisisi OLX?
OTOMOTIF | 7 Juli 2020 15:49 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Platform BeliMobilGue.co.id (BMG) memiliki nama baru (rebranding) menjadi OLX Autos Indonesia (OLX Autos) sejak hari ini (7/7) dan menjadi bagian dari OLX Indonesia. Sayangnya tidak ada informasi apakah ini transaksi bisnis merger dan akuisisi.

Hanya disebutkan, perubahan ini sekaligus memperkuat komitmen OLX Autos untuk terus melayani pelanggan dengan fitur lebih tepat dan lebih baik sesuai kebutuhan pelanggan dalam transaksi jual-beli mobil.

Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia, mengaku senang bisa menjadi bagian OLX Group dengan visi bersama membangun ekosistem pasar mobil bekas di Indonesia.

"Kami bergabung dengan OLX juga memungkinkan kami untuk bisa melayani pelanggan lebih luas lagi, dengan kekuatan kami yang menggabungkan keunggulan penjualan mobil secara online dan offline, menawarkan cara mudah, nyaman dan instan dalam menjual mobil. OLX Autos hadir di 7 kota dengan 100 inspection center di seluruh Indonesia. Berkolaborasi dengan lebih dari 2.000 mitra, kami menawarkan kemudahan mulai dari inspeksi mobil hingga pembayaran instan," ujar Johnny dalam rilisnya pada Merdeka.com, Selasa (7/7).

Sebagai pembeda utama, OLX Autos merupakan satu-satunya platform yang memberikan prevaluasi instan, yang mana pelanggan cukup memasukkan data mobil di situs OLX Autos untuk mendapatkan perkiraan harga jual sesuai tipe dan spesifikasi kendaraan. Untuk memastikan taksiran harga terbaik sesuai nilai pasar, pelanggan kemudian bisa menjadwalkan inspeksi mobil dengan para petugas inspeksi profesional. Lalu petugas akan melakukan pengecekan di 300 titik mobil pelanggan, yang bisa dilakukan di inspection center atau rumah pelanggan.

“Setelah proses inspeksi selesai, kami akan langsung memberikan penawaran harga. Bila pelanggan menyetujui, kami akan segera mengirimkan uang ke rekening pelanggan saat itu juga. Kami ingin memastikan pelanggan mendapat pengalaman menjual mobil yang instan, aman, dan nyaman,” ujar Johnny.

Ichmeralda Rachman, Direktur Marketing OLX Indonesia, menyatakan rebranding ini merupakan langkah strategis kami untuk terus fokus melayani kebutuhan pelanggan di era dinamis ini. Tren permintaan yang meningkat dengan perubahan preferensi pelanggan membuat kami menyediakan layanan tambahan inovatif bagi pengguna OLX.

Kami memahami BMG telah menyediakan platform yang memberikan banyak kemudahan untuk pelanggan. Dengan BMG bergabung ke OLX dan berubah nama menjadi OLX Autos, kami berharap dapat meningkatkan komitmen bersama di pasar otomotif di Indonesia dengan terus memberikan layanan inovatif yang menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

"Dengan sinergi dua belah pihak, kami sangat senang dapat memberi pelanggan alternatif cara dalam menjual mobil mereka dengan kemudahan dan kenyamanan yang diinginkan. Ini merupakan langkah pertama kami di dalam membangun ekosistem jual beli mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” katanya.

1 dari 1 halaman

Pesona Pasar Mobil Bekas Tinggi

Selama ini proses menjual mobil sering memberikan problem tersendiri. Baik kanal offline maupun online memiliki tantangan masing-masing, mulai dari waktu terbuang percuma, harga yang tak sesuai ekspektasi hingga proses rumit.

Padahal pasar mobil bekas masih memiliki pesona tersendiri. Baru-baru ini, OLX Indonesia dan OLX Autos menerbitkan whitepaper bertajuk The “New Normal” of Indonesia Used Car Industry. Hasilnya menunjukkan bahwa pandemi ini membuat sebanyak 54 persen responden mempertimbangkan membeli mobil bekas daripada mobil baru karena pengurangan anggaran.

Hasil lainnya, industri mobil bekas diprediksi memerlukan waktu 2-3 bulan untuk kembali pulih, seiring proyeksi permintaan yang meningkat tajam. Waktu pemulihan industri ini lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi secara keseluruhan.

Kendati terjadi penundaan pembelian mobil di masa pandemi akibat kebijakan social distancing atau lockdown lokal, lebih dari 50 persen konsumen mulai merencanakan pembelian dalam waktu setahun mendatang. Sehingga, pasar mobil bekas masih memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh dan pasti memerlukan inovasi yang berkelanjutan.

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami