Platform Lelang JBA Raih Penjualan 100.000 Unit Kendaraan Bekas selama 2020

Platform Lelang JBA Raih Penjualan 100.000 Unit Kendaraan Bekas selama 2020
JBA Indonesia raih penjualan kendaraan bekas hingga 100.000 unit di Januari-10 Desember 2020. ©2020 Merdeka.com
OTOMOTIF | 28 Desember 2020 11:13 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Platform lelang otomotif di Indonesia, PT JBA Indonesia, meraih penjualan kendaraan bekas hingga 100.000 unit di Januari-10 Desember 2020. Penjualan itu terdiri atas 40 ribu mobil dan 60 ribu motor bekas.

Sementara jumlah kendaraan bekas yang dilelang JBA lebih 200.000 unit. Angka ini diprediksi terus meningkat hingga tutup tahun 2020, karena JBA masih mengadakan lelang hingga pekan terakhir Desember.

Deny Gunawan, Chief Operating Officer (COO) PT JBA Indonesia, menjelaskan meski tahun ini ada pandemi, ternyata tren dan pembeli kendaraan bekas meningkat tajam. JBA mencatat jumlah pembeli kendaraan bekas melonjak hingga 75 persen dibandingkan tahun lalu.

Karena semakin banyak orang membeli kendaraan pribadi untuk memudahkan mobilitas selama pandemi dan mengurangi risiko dari menaiki transportasi umum.

“Kami sadar kebutuhan kendaraan bekas menjadi prioritas yang perlu diperjuangkan. Untuk itu, sebagai marketplace mobil dan motor bekas, JBA mengantisipasi dan mempersiapkan rencana strategis sejak awal pandemi, agar kami dapat memahami kebutuhan dari penitip kendaraan dan pembeli,” kata Deny Gunawan, COO JBA Indonesia, dalam keterangan resminya, Senin (28/12).

Dari penjualan tersebut, ada lima merek mobil dan motor yang menjadi top seller pemburu otomotif bekas di balai lelang JBA, yaitu Toyota Avanza G, Daihatsu Xenia, Daihatsu Gran Max, Toyota Innova G, dan Toyota Calya untuk kategori mobil. Sedangkan di kategori sepeda motor ada Yamaha Mio M3, Honda Vario, Yamaha NMAX, dan Yamaha Mio Fino.

Sebaliknya, penjualan mobil baru justru menurun signifikan pada tahun ini. Berdasarkan data Gaikindo, lima merek terlaris di Indonesia (Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi) mencatat penurunan penjualan hingga 50 persen per Oktober tahun ini.



2 dari 2 halaman

Inovasi Pembelian Otomotif Bekas

jba indonesia raih penjualan kendaraan bekas hingga 100000 unit di januari 10 desember 2020
©2020 Merdeka.com

JBA terus mempermudah pembelian produk otomotif bekas dengan menghadirkan berbagai inovasi. Inilah lima inovasi layanan dan sistem JBA yang dilakukan sepanjang tahun ini:

1. Flexi Pay

Program perpanjangan waktu pelunasan bagi member JBA. Fasilitas khusus member mobil JBA ini memungkinkan pembeli mobil bekas melakukan pelunasan hingga 28 hari kalender, dengan syarat dan ketentuan yang disepakati.

2. Quick Pay

Merupakan layanan khusus untuk penitip mobil pribadi atau disebut diler. Program ini memungkinkan penitip mobil perseorangan untuk mendapatkan hasil penjualan lebih cepat, yaitu di hari lelang atau maksimal H+1 lelang.

3. Instant Pay

Masih menyasar penitip mobil pribadi, layanan ini memungkinkan penitip mobil pribadi langsung mendapatkan pembayaran hingga 70 persen dari total harga pada hari yang sama mobil dititipkan di pool JBA untuk dilelang.

4. Booking Price

Layanan ini memudahkan member JBA untuk mengajukan penawaran harga sebelum sesi lelang dimulai. Harga yang dibayar akan menjadi jauh lebih murah jika tidak ada pihak lain yang menawar lebih tinggi dari jumlah yang diajukan, sehingga peluang untuk mendapatkan kendaraan yang diinginkan pun lebih besar. Harga dapat ditentukan atau bahkan diubah peserta lelang yang terdaftar maksimal hingga 30 lot sebelum unit tersebut mulai dilelang.

5. On-Off Bid

Layanan ini berfungsi untuk mengurangi risiko kesalahan, masalah pada sistem pengguna, atau ketidaksengajaan menawar unit yang salah. Peserta lelang dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur On-Off Bid pada layar gawainya saat lelang sedang berlangsung.

“Menyambut tahun 2021, JBA akan gencar mengembangkan bisnis, mulai dari relokasi ke lokasi yang lebih besar, penambahan jumlah cabang dan pool baru, memperbarui layanan teknologi untuk penitip dan pembeli kendaraan, serta meluncurkan layanan membership berbasis teknologi yang lebih menguntungkan pembeli dan penitip kendaraan perseorangan. Kami akan bergerak cepat dan berinovasi tepat dalam layanan dan operasional agar bisa melayani lebih banyak pembeli yang membutuhkan otomotif bekas,” pungkas Deny.

(mdk/sya)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami