Polisi imbau warga tak gunakan mobil terbuka untuk mudik

Polisi imbau warga tak gunakan mobil terbuka untuk mudik
Mudik dengan mobil pickup. ©2015 Merdeka.com
OTOMOTIF | 1 Juli 2015 18:04 Reporter : Dwi Zain Musofa

Merdeka.com - Kepolisian mengimbau agar warga masyarakat yang bakal mudik di lebaran tahun ini tak menggunakan kendaraan terbuka seperti pick-up maupun truk.

Seperti halnya yang diungkapkan Kepolisian Resort Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, yang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak menggunakan mobil truk terbuka saat berlebaran ke pantai.

"Hal itu sesuai dengan amanat undang-undang, dan bisa membahayakan bagi penumpang," kata Kapolres Tanah Laut AKBP Rizal Irawan dengan didampingi Kabag Ops Polres Tanah Laut AKP Yusriandi, seperti dilansir Antara (30/6).

Dikatakan, sehari sebelum dan satu hari sesudah lebaran, masyarakat diimbau untuk menggunakan mobil bak terbuka membawa penumpang ke pantai, sebab hal itu tidak diperbolehkan sesuai aturan.

Biasanya setelah lebaran banyak masyarakat berlibur ke pantai dengan menggunakan mobil pribadi, mobil angkutan umum termasuk mobil bak terbuka.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla melarang pejabat dan pegawai negeri sipil menggunakan fasilitas negara dalam kegiatan pribadi termasuk mobil dinas untuk mudik Lebaran.

Wapres Kalla di Jakarta, Senin, mengatakan mobil dinas khususnya operasional hanya boleh digunakan untuk kepentingan dinas.

"Kalau mobil operasional tentu tidak boleh (dipakai untuk mudik). Karena mobil dinas kan terbagi dua, mobil operasional dan mobil yang melekat pada jabatannya," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Senin.

Dia menjelaskan mobil dinas yang melekat memang diberikan kepada pejabat dan PNS untuk keperluan berkaitan dengan jabatannya.

"Saya tidak setuju kalau dia pakai mobil operasional (untuk mudik), tapi kalau mobil yang melekat pada jabatan tentu dapat dipakai untuk dinas atau tidak dinas" katanya. (mdk/dzm)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami