Registrasi & Identifikasi Kendaraan Dukung Lalu Lintas Aman, Selamat, dan Tertib

OTOMOTIF | 26 Agustus 2019 16:21 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (regident ranmor) merupakan suatu upaya kepolisian RI untuk mendukung program road safety. Regident ranmor bisa dimaknai sebagai lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.

Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Dr Cryshnanda Dwi Laksana mengatakan, jaminan dan legitimasi keabsahan asal-usul dan kepemilikan kendaraan bermotor menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan yang dioperasionalkan di jalan raya sebagai aset berharga yang wajib teregistrasi di kepolisian dengan membayar pajak dan asuransi. Karena ketika dioperasionalkan di jalan raya, dapat mendukung, menghambat, merusak bahkan mematikan produktivitas pemilik bahkan orang lain.

"Jadi perlu sistem cek verifikasi dokumen dan kendaraan bermotor agar ada data yang sinkron. Sehingga data di bagian BPKB bisa berfungsi untuk mendukung forensik kepolisian, sebagai sistem data yang mendukung penegakan hukum, terutama berkaitan dengan pembuktian tindak pidana," ujar Brigjen Dr Cryshnanda Dwi Laksana dalam rilisnya, baru-baru ini.

Menurutnya, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor juga dapat berfungsi sebagai kontrol terhadap data kendaraan bermotor, yang dilengkapi dengan sistem on board unit (OBU), RFID, QR, dan sistem ANPR (automatic number plates recognation) untuk mendukung program ETLE (electronic traffic law enforcement).

Regident juga bisa memberikan jaminan legitimasi operasional. Maksudnya, mengoperasikan kendaraan bermotor di jalan raya perlu ada legitimasi yang terkait sistem STNK dan TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) yang mendapat support sistem ANPR, SSC ( safety and security system), dan Intan (intellegence traffic analysis). Dan terakhir, memberikan jaminan pelayanan prima kepolisianyang cepat, tepat, akurat, dan transparan.

Kekuatan regident kendaraan bermotor ada pada sistem data yang dinamakan ERI (electronic registration and identification). Sistem ini terkoneksi dengan data STNK dan TNKB, supaya dapat mendukung program road safety.

"Regident yang dibangun melalui ERI menjadi pilar dalam program road safety. Sehingga bisa mewujudkan dan memelihara lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Serta meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib berlalu lintas, dan memberikan pelayanan prima dalam one gate system," pungkas Brigjen Pol Dr Cryshnanda Dwi Laksana.

(mdk/sya)