Rilis Kampanye #GampangnyaPasti, OLX Autos Jamin Jual-Beli Mobil Bekas Mudah-Cepat

Rilis Kampanye #GampangnyaPasti, OLX Autos Jamin Jual-Beli Mobil Bekas Mudah-Cepat
OLX Autos Indonesia. ©2020 Merdeka.com
OTOMOTIF | 23 April 2021 07:30 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi industri mobil bekas. Kendati sempat turun, pasar mobil bekas di awal tahun ini menunjukkan optimisme, yang diperkuat kebijakan pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat.

Berbekal data hasil risetnya, OLX Autos mengubah insights menjadi inovasi dan meluncurkan kampanye bertajuk #GampangnyaPasti.

Perubahan pasar mobil bekas saat ini tampak dari hasil studi OLX Autos bertajuk “Consumer Research”, baru-baru ini. Hasil studi tersebut menyebutkan,terjadi penurunan 9 persen dibandingkan kuartal IV 2020 terhadap intentions atau niat membeli mobil bekas. Hal ini disebabkan faktor eksternal seperti relaksasi pajak (PPnBM) 100 persen.

Namun, ada faktor-faktor yang membuat konsumen tetap membeli mobil bekas, antara lain 31 persen masyarakat mencari mode transportasi aman karena orang sudah banyak yang beraktivitas normal. Kemudian 28 persen masyarakat mencari mobil yang usianya masih terbilang baru, mulai terlihatnya sentimen positif pada konsumen, serta keadaan ekonomi yang mulai membaik.

Johnny Widodo, CEO OLX Group Indonesia, menyatakan lepas dari beberapa faktor eksternal, kami optimistis industri mobil bekas masih sangat menyimpan potensi besar untuk dieksplorasi lebih lanjut. Terlebih meski sudah setahun pandemi, data menunjukkan masyarakat masih memprioritaskan keamanan dan mobil bekas menjadi salah satu opsi yang tidak hanya aman, tapi juga relatif terjangkau.

"Untuk kembali menginformasikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi, OLX Autos meluncurkan kampanye #GampangnyaPasti, yang membantu pelanggan menjual dan menemukan mobil bekas berkualitas terbaik secara lebih mudah,” ujar Johnny dalam jumpa pers daring, kemarin (22/4).

Hadir dalam acara ini Baim Wong sebagai pengguna OLX Autos.

Tantangan Jual-Beli Mobil Bekas

Berdasarkan riset OLX Autos bertajuk “Individual Seller Segmentation”, pandemi juga masih membuat konsumen membutuhkan tambahan dana, sehingga melepas aset yang mereka miliki, tidak terkecuali mobil. Sebanyak 39 persen pelanggan melepas aset mobil dengan alasan ada “kebutuhan” mendesak untuk keperluan keluarga. Sedangkan 29 persen pelanggan menjual mobil untuk upgrade dan mempunyai keinginan untuk memiliki mobil yang lebih baik dari mobil sebelumnya.

Selama proses ini, mereka menghadapi tantangan tersendiri. Sekitar 36 persen penjual mengatakan bahwa menjual mobil menghabiskan terlalu banyak waktu dan 57 persen penjual memiliki kendala saat proses negosiasi, seperti tidak mencapai kesepakatan atau kecocokan harga. Sementara 58% pembeli menyatakan bujet mereka terbatas, dan sebanyak 38 persen mengatakan mereka belum bisa menemukan mobil yang pas.

Sandy Maulana, Head of Brand OLX Indonesia, menambahkan dengan kampanye #GampangnyaPasti, OLX Autos memberikan informasi bahwa OLX Autos membuat penjualan dan pembelian mobil menjadi lebih gampang. Apalagi OLX Autos memiliki 100 lokasi inspection center di 9 kota besar di Indonesia, serta diler untuk Jual-Beli-Tukar

Tambah dan beberapa authorized dealer di wilayah Jabodetabek.

“Selain itu, kampanye ini juga diluncurkan sebagai bentuk solusi dari keluhan pelanggan yang menginginkan kemudahan, kenyamanan, dan yang masih kesulitan melakukan transaksi,” ujar Sandy.

OLX Autos berharap kampanye ini dapat mendorong masyarakat untuk menjual maupun membeli mobil bekas berkualitas. Selain itu, di Ramadhan ini, OLX Autos juga menggelar Ramadhan Berkah, yakni setiap melakukan pembelian di OLX Autos bisa mendapatkan hadiah menarik setiap hari dan berhak mengikuti undian untuk mendapatkan hadiah utama sepeda motor. (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami