Suzuki ekspansi diler ke-325 di Serang, Banten

OTOMOTIF | 22 Agustus 2018 14:00 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Tak mau kalah dari Mitsubishi Motors Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga ekspansif dengan meresmikan diler ke-325 di Serang, Banten, kemarin (21/8). Tepatnya grand opening Suzuki Pusaka Motor Utama (PMU) cabang Serang.

Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director SIS, mengungkapkan sebagai bagian dari upaya perluasan jaringan Suzuki, kami membuka diler-diler di area yang jangkauannya masih minim. Serang saat ini dikenal sebagai kawasan industri yang menjadi jantung ekonomi Banten, sehingga pembuka diler PMU cabang Serang, potensi Suzuki untuk memperluas jaringan diler semakin besar di masa yang akan datang.

"Dari sisi penjualan, Serang memiliki pasar potensial dengan kontribusi sebesar 0,7 persen terhadap total pasar nasional. Pada 2017, Suzuki berhasil meraih pangsa pasar sebanyak 12,2 persen. Sedangkan pada semester pertama tahun ini, Suzuki mencatat pangsa pasar 15,5 persen. Berdasarkan potensi tersebut, Suzuki ingin berkontribusi di Serang dengan memperluas jaringan melalui PMU Serang, sehingga dapat meningkatkan pelayanan dan memenuhi kepuasan konsumen, serta calon konsumen secara maksimal," ujar Setiawan saat sambutannya di peresmian diler PMU Serang, kemarin.

Diler PMU Serang berdiri di lahan seluas 4.113 meter persegi dengan luas bangunan 1.180 meter persegi. Diler ini dibangun dengan konsep 3S (Sales, Service, dan Spareparts) dengan fasilitas ruang pamer dan ruang tunggu bengkel yang terdapat di showroom, yaitu musala, Wi-Fi, dan sebagainya. Sedangkan untuk fasilitas bengkel, dilengkapi dengan delapan stall yang mampu menampung hingga delapan unit sekali servis.

Dengan peresmian diler baru ini, maka Suzuki memiliki total 53 main dealer dan 325 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Peresmian diler baru ini merupakan bentuk komitmen Suzuki untuk lebih dekat kepada konsumen setianya. Sehingga Suzuki selalu tahu cara menjawab kebutuhan konsumen dengan mempertimbangkan tiga hal dalam pengembangan produk, yaitu kualitas produk yang maksimal, biaya yang sebanding dengan daya beli konsumen, dan penyempurnaan produk dari masa ke masa.

Serang merupakan lokasi dengan potensi industri yang terbagi menjadi dua zona, yakni Zona Industri Serang Barat di kawasan Bojonegara, Pulo Ampel, dan Kramat Watu yang meliputi industri mesin, logam dasar, kimia, maritim, dan pelabuhan.

Sedangkan Zona Industri Serang Timur terletak di kawasan Cikande, Kibin, Kragilan, dan Jawilan. Saat ini, kedua zona industri di Serang telah menjadi percontohan bagi pembangunan kawasan industri Indonesia, khususnya di luar pulau Jawa karena selain lokasi yang strategis, pengembangan kawasan industri di Serang terintegrasi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai, sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan logistik, serta meningkatkan daya saing produk manufaktur nasional di pasar ekspor.

(mdk/sya)

TOPIK TERKAIT