Cabut uban bikin uban tambah banyak, masa sih?

PENDIDIKAN | 19 Juni 2016 13:30 Reporter : Dewi Ratna

Merdeka.com - Pernahkah kamu melihat rambut orang tua yang sudah mulai berwarna abu-abu? Sebagian dari mereka mewarnai rambut-rambut itu agar berwarna hitam atau warna lain. Meskipun begitu, itu nggak mengubah fakta bahwa mereka sudah beruban. Plus jangan salah, uban nggak hanya terjadi pada orang tua, tapi juga anak muda. Nah, kalau uban tiba-tiba muncul untuk pertama kalinya, kamu mungkin akan panik dan buru-buru mencabutnya.

Eits, kata orang, mencabut uban hanya bakal bikin uban itu jadi tumbuh semakin banyak. Bener nggak sih?

Secara umum, rambut yang sudah kehilangan pigmennya nggak dapat dihilangkan karena folikel rambut akan terus memproduksi rambut dengan warna senada. Jadi, nggak ada bukti yang dapat menjelaskan bahwa dengan mencabut uban maka dapat membuatnya semakin tumbuh subur dan banyak. Itu hanya cara orang untuk membuatmu berhenti berusaha mencabut uban yang mulai muncul.

Fakta yang benar dan dapat dijadikan koreksi atas mitos tersebut adalah dengan mencabut uban, maka akan memunculkan masalah baru, yaitu membuat folikel rusak parah. Randy Scheuller, seorang pakar kecantikan menjelaskan bahwa dengan mencabut uban, nggak memberikan efek apapun terhadap pertumbuhan rambut putih, justru dapat membuat kerusakan permanen pada bagian folikel.

Selain itu, mencabut rambut secara paksa bakal membuat saraf-saraf rambut rusak dan memicu infeksi pada sekitar lubang tumbuhnya rambut. Jadi mencabut uban bisa bikin uban makin banyak itu murni adalah sebuah mitos. Kalau kamu memang malu ketika si uban mulai nongol dan mengganggu penampilan, maka lakukan cara lain untuk mengatasi hal ini. Kamu bisa mewarnai rambut dengan warna lain, mengubah pola makan dan juga pola hidup. (mdk/iwe)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.