Inilah strategi penempatan pelari dalam regu lari estafet

PENDIDIKAN | 19 Juli 2016 15:00 Reporter : Dewi Ratna

Merdeka.com - Pergantian tongkat dalam lari estafet adalah salah satu hal yang paling penting. Daerah pergantian tongkat ini punya peran yang sangat penting karena daerah ini adalah daerah yang digunakan sebagai penghubung antara satu pelari dengan pelari yang lainnya. Perpindahan tongkat ini harus dilakukan di wilayah wissel yang memiliki jarak 20 meter. Yuk simak gimana cara menempatkan pelari-pelari estafet berikut ini:

  1. Pelari pertama akan ditempatkan di wilayah start pertama dengan lintasan yang ada di tikungan.
  2. Pelari kedua akan ditempatkan di wilayah start kedua yang ada di lintasan lurus.
  3. Pelari ketiga akan ditempatkan di wilayah start ketiga yang ada di lintasan tikungan.
  4. Pelari keempat di tikungan ada di wilayah start keempat dengan lintasan yang lurus dan akan berakhir di garis finish.

Regu estafet yang baik akan memiliki pelari yang memiliki kekhususan tersendiri. Ada beberapa pertimbangan yang bisa dilakukan untuk menyusun regu estafet, yaitu:

  1. Pelari pertama haruslah pelari yang punya start yang baik dan pelari tikungan yang baik. Selain itu, pelari pertama juga harus punya kecepatan yang tinggi dengan daya tahan yang baik.
  2. Pelari kedua harus pelari yang bisa bertanggung jawab karena dia berperan ganda. Selain itu, dia juga harus punya kemampuan yang baik karena punya jarak tempuh yang panjang dan harus bisa berlari di tikungan dengan baik.
  3. Pelari ketiga harus punya kemampuan yang sama di pelari satu dan dua, selain itu dia juga harus punya kemampuan menikung yang baik.
  4. Pelari keempat adalah pelari tercepat dank unci kemenangan.

Nah, sekarang kamu sudah tahu tentang pemilihan pelari dalam regu estafet.

(mdk/iwe)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.