Yuk kenali ekosistem yang ada di sekitar manusia

PENDIDIKAN | 21 Juni 2016 12:00 Reporter : Dewi Ratna

Merdeka.com - Pernahkah kamu mendengar istilah ekosistem? Di Bumi kita ada hubungan timbal balik antara manusia, tumbuhan, dan tempat tumbuhnya. Interaksi atau hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang membentuk suatu sistem ekologi inilah yang disebut dengan ekosistem. Sekarang coba tanyakan pada diri sendiri, dapatkah kamu hidup sendirian tanpa berinteraksi dengan lingkungan?

Jawabannya, tentu nggak bisa. Faktanya, makhluk hidup manapun nggak dapat lepas dari lingkungannya, baik itu makhluk hidup lainnya (biotik) maupun makhluk tak hidup (abiotik). Dengan interaksi antara kedua komponen tersebut, ekosistem akan selalu tumbuh berkembang sehingga menimbulkan perubahan ekosistem. Sumber utama ekosistem adalah cahaya matahari.

Kalau kamu pergi ke gunung, maka kamu akan menemukan ekosistem gunung. Di danau, kamu akan menemukan ekosistem danau. Intinya, ekosistem tersusun atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Sebagai contoh, ekosistem sungai terdiri atas hewan dan tumbuhan yang hidup bersama-sama. Pada ekosistem sungai ada ikan-ikan kecil, ular sawah, rumput di tepian sungai, dan sebagainya.

Contoh ekosistem lain adalah:

  1. Ekosistem laut di dekat pantai: terumbu karang, plankton, tanaman pinggir pantai, kepiting
  2. Ekosistem sawah: tanaman padi, ular sawah, katak sawah, tikus, belalang sawah

Dalam ekosistem, terdapat satuan-satuan makhluk hidup. Individu, populasi, komunitas, biosfer yang merupakan satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem. Dari semua istilah-istilah itu, yang manakah yang sudah kamu pahami dengan baik? Masing-masing individu dalam eksosistem memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Dalam sebuah ekosistem, semuanya saling bergantung satu sama lain. Kalau satu bagian dalam ekosistem punah, maka bagian lain dari ekosistem itu terancam punah. Oleh karena itu, kelestarian lingkungan ekosistem sangat penting untuk dijaga, kan?

(mdk/iwe)