Pemerintah Kaji Pegadaian Menjadi Bank Bullion, Pertama di Indonesia

Pemerintah Kaji Pegadaian Menjadi Bank Bullion, Pertama di Indonesia
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo. ©2021 Istimewa
PERBANKAN | 22 September 2021 16:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan pihaknya akan mendorong Pegadaian menjadi institusi pertama di Indonesia sebagai Bank Bullion atau bank emas. Diketahui, aturan mengenai bank bullion ini masih digodok oleh Kementerian Koordinator Perekonomian.

"Di Indonesia belum ada bank yang menyimpan emas secara fisik, sebenarnya Pegadaian sudah melakukan itu meski statusnya masih sebagai titipan. Nah semoga ada aturan baru soal itu, maka kami akan mengajukan Pegadaian sebagai institusi pertama yang menjadi bank bullion pertama," kata Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (22/9).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto tengah mengkaji pembentukan Bullion Bank dalam rangka mengelola komoditas emas seiring dengan Indonesia yang memiliki tambang emas sangat besar.

"Kita memiliki pertambangan yang besar dan salah satu yang sedang dikaji oleh pemerintah adalah pembentukan Bullion Bank," katanya dalam Raker Kementerian Perdagangan 2021.

Dia optimis pembentukan bullion bank dapat memberikan banyak manfaat. Manfaat tersebut meliputi penghematan devisa bagi pemerintah, industri mendapatkan sumber pembiayaan proyek, diversifikasi produk bagi bank, serta masyarakat akan mendapatkan return dari simpanannya.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami