10 Jenazah Korban Erupsi Teridentifikasi, Keluarga Diminta Segera Ambil di RS

10 Jenazah Korban Erupsi Teridentifikasi, Keluarga Diminta Segera Ambil di RS
6 Jasad Korban Awan Panas Gunung Semeru Ditemukan, Diduga Penambang Pasir. ©2021 Merdeka.com/Darmadi Sasongko
NEWS | 7 Desember 2021 21:38 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - 10 Jenazah korban erupsi Gunung Semeru sudah teridentifikasi. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lumajang, dr Bayu Wibowo mengimbau, keluarga yang jenazah anggota sudah teridentifikasi, untuk segera mengambilnya di rumah sakit. Sebab, kapasitas ruang jenazah di rumah sakit terbesar di Lumajang, juga terbatas.

"Karena mohon maaf ada keterbatasan juga terkait dengan ruang pelayanan penyimpanan jenazah di rumah sakit. Dimohon semua pihak segenap masyarakat bisa memahami hal ini," papar dr Bayu, Selasa (7/12).

Pemkab Lumajang memastikan, pengambilan jenazah tidak dipungut biaya alias gratis. Bahkan hingga pemakaman jenazah korban terdampak erupsi Gunung Semeru juga ditanggung oleh pemerintah.

"Pemkab memfasilitasi mulai perawatan di rumah sakit, sampai dengan pemulangan di tempat tinggal, dan juga tempat penguburan jenazah. Semua ditangung pemkab dan tidak dibebankan kepada pihak keluarga," ujar dr Bayu.

Selain itu, warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya sejak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (04/12/2021) lalu, agar segera datang ke rumah sakit.

"Jika ada keluarganya yang hilang mohon segera menghubungi pihak rumah sakit, baik itu Rumah Sakit Umum Daerahh (RSUD) dr Haryoto maupun Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, agar proses identifikasi jenazah ini segera selesai dan bisa secepatnya kembali ke keluarga masing-masing untuk di makam," pungkas Bayu.

Sebanyak 10 jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi tersebut yakni:

1. Dafa, usia 15 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Kajarkuning.

2. Kafela Ulisa, usia 19 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Ds. Sumberwuluh.

3. Alfan, usia 23 tahun, Jenis kelamin laki-laki, alamat Ds. Sumberwuluh.

4. Bawon Triono, usia 33 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Curahkobokan.

5. Luluk, usia 49 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.

6. Yatipah, usia 60 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.

7. Paidi, usia 70 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Curahkobokan.

8. Poniyem, usia 55 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.

9. M. Roni, usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Ds. Sumberwuluh.

10. Edi Pramono, usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Sumberurip Pronojiwo. (mdk/eko)

Baca juga:

Warga Terdampak Bencana Gunung Semeru Diputuskan Relokasi ke Lahan Negara

Anjing Pelacak K-9 Bantu Lacak Korban Erupsi Gunung Semeru

Jembatan Penghubung Lumajang-Malang Terputus Akibat Erupsi Semeru Segera Dibangun

Pencarian Korban Erupsi Gunung Semeru Terkendala Tanah yang Masih Panas

PLN: 2.482 Pelanggan Masih Alami Pemadaman Listrik Akibat Erupsi Gunung Semeru

Konstruksi Jembatan Gladak Perak Lumajang Diubah Usai Hancur Terdampak Erupsi Semeru

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami