10 Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas di Sleman Ditutup Sementara

10 Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas di Sleman Ditutup Sementara
PERISTIWA | 3 Agustus 2020 21:07 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Puskesmas Depok I, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ditutup sementara usai ada 10 tenaga medis dinyatakan positif virus corona. Penutupan dilakukan sejak Sabtu (1/8) hingga Senin (3/8).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menyampaikan awalnya hanya satu tenaga medis yang dinyatakan positif corona. Kemudian pada Jumat (31/7) ada sembilan tenaga medis yang dinyatakan positif sehingga total ada 10 orang.

Joko menerangkan bahwa jumlah tenaga medis dan karyawan di Puskesmas Depok I ada 52 orang. Usai dilakukan tes swab diketahui ada 10 orang yang positif.

Joko menyebut bahwa dari hasil tracing diketahui penularan bukan berasal dari pasien yang berobat ke Puskesmas Depok I. Selain itu warga di sekitar Puskesmas Depok I pun juga tak ada yang positif virus corona.

"Pasien tidak ada yang terpapar (virus corona). Sabtu sampai Senin, Puskesmas Depok I kita untuk melakukan pembersihan lingkungan secara menyeluruh dengan penyemprotan disinfektan maupun pembersihan yang lain," kata Joko, Senin (3/8).

Joko memastikan bahwa Puskesmas Depok I akan kembali melakukan pelayanan pada Selasa (4/8). Joko menjamin bahwa puskesmas dalam kondisi yang aman saat kembali beroperasi.

"Besok pagi, mulai pelayanan terbatas yang dilayani tenaga kesehatan yang tidak positif dan tidak kontak erat. Jadi masih sangat terbatas," tegas Joko. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami