11 Korban tewas kecelakaan Tol Cipali, 1 orang bernama Umar

11 Korban tewas kecelakaan Tol Cipali, 1 orang bernama Umar
NEWS | 3 Desember 2015 11:14 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali, KM 137, Indramayu, Jawa Barat. 11 orang tewas dalam peristiwa itu dimana para korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Ciereng, Subang, Jawa Barat.

Ke-11 korban tewas terdiri dari 3 perempuan dewasa, 6 laki-laki dewasa, dan 2 anak laki-laki. Namun dari seluruh korban baru 1 orang yang sudah teridentifikasi namanya yaitu Umar.

Proses identifikasi hingga kini masih dilakukan oleh petugas Rumah Sakit dan petugas kepolisian dari Satuan laka lantas Polres Indramayu.

Menurut informasi dari rumah sakit setempat, mayoritas korban tewas mengalami luka parah dikepala dan tubuh serta patah tulang.

"Rata rata korban mengalami luka serius dan patah tulang," ujar dr. Dwinan Marchiawati saat ditemui di Rumah Sakit Umum Ciereng, Subang, Jawa Barat, Kamis (3/12).

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama Kasubnit Laka Lantas Polres Indramayu Aiptu Agus Hasyim mengungkapkan hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan yang menimpa mobil mini bus Elf bernomor Polisi B 8378 OU. Kuat dugaan kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang memacu kendaraan terlalu cepat, sehingga saat akan menyalip kendaraan lain hilang kendali, untuk kemudian menabrak truk yang ada didepannya.

"Besar kemungkinan pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, dan saat melintas di Kilo Meter 137 mobil hilang kendali saat menyalip kendaraan lain hingga menabrak truk yang ada didepannya," ujar Agus.

Selain sebelas orang meninggal, dalam kecelakaan maut yang terjadi pada Kamis pagi, lima orang mengalami luka-luka. Kelimanya telah dievakuasi ke salah satu Rumah Sakit di Cirebon. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami