11 Orang masih Dirawat di Madinah, KJRI Pastikan Terus Pantau Kondisi Jemaah

11 Orang masih Dirawat di Madinah, KJRI Pastikan Terus Pantau Kondisi Jemaah
Jemaah Haji Kembali Sentuh Kabah dan Mencium Hajar Aswad. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 13 Agustus 2022 21:19 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Sebelas jemaah haji Indonesia terpaksa tidak pulang ke Tanah Air bersama kloternya karena masih menjalani perawatan kesehatan. Sementara hari ini, Sabtu (13/8), adalah jadwal pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia ke Tanah Air.

Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, memastikan ada 11 jemaah yang masih tertinggal di Tanah Suci dan dirawat di KKHI dan RS ASd Madinah. 10 Jemaah haji regular dan satu orang jemaah haji PIHK. Dia memastikan, pihaknya terus memantau kondisi jemaah. Jika sehat dan dalam kondisi layak terbang, segera dipulangkan ke Tanah Air.

"Tugas dari kami KJRI untuk memantau mereka mudah-mudahan Insya Allah nanti diberikan kesembuhan kalaupun Allah menentukan lain, tentunya KJRI bekerjasama dengan pihak rumah sakit di sini dan Kementerian Agama akan menanganinya. Untuk biaya pengobatannya ditanggung Kemenag," kata Eko di sela melepas pemberangkatan terakhir Kloter SOC 43 di Bandara AMMA Madinah, Sabtu (13/8).

Eko menuturkan, keluarga dari jemaah yang masih menjalani perawatan medis di Madinah sudah diberi tahu. Termasuk jika ada jemaah wafat. Dengan catatan, pemakaman dilakukan di Madinah.

Selama jemaah dirawat, kata Eko, perwakilan kantor urusan haji (KUH) akan rutin melakukan pemantauan dan memberikan laporan kepada pihak Kapuskes Haji dr Budi Sylvana.

"Kalau memang Allah menghendaki lain misalnya dipanggil ya akan diproses sebagaimana mestinya. Kalau mereka sembuh akan diproses kepulangannya," tutup Budi.

Ditambahkan Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, informasi yang dia terima, kondisi jemaah menjalani perawatan tidak terlalu parah. Dia pastikan pemerintah dalam hal ini Kemenag dan Kemenkes akan terus memantau kondisi jemaah tersebut selama menjalani perawatan di RSAS Madinah.

"Informasinya tidak begitu parah, hanya observasi saja. Insya Allah dalam waktu dekat bisa pulang. Kewajiban kita mengawal sampai mereka kembali pulang ke Tanah Air," tutup Nizar.

Baca juga:
Evaluasi Layanan Gelombang Kedua di Madinah: Lift Terbatas hingga Temuan Sayur Rusak
Sekjen Kemenag Lega Jemaah Sebut Layanan Haji 2022 Bagus
11 Orang masih Dirawat di Madinah, KJRI Pastikan Terus Pantau Kondisi Jemaah
Berakhir Hari Ini, Operasional Haji 2022 Berjalan Baik dan Lancar
Tiga masih Dirawat, 167 Jemaah Kloter Terakhir Embarkasi Makassar telah Tiba

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini