11.268 Warga Pekanbaru Menderita ISPA Akibat Kabut Asap

PERISTIWA | 24 September 2019 01:02 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyebutkan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Kota Pekanbaru mencapai 11.268 orang. Penyakit tersebut diakibatkan asap pekat karhutla yang melanda daerah itu sejak dua bulan terakhir.

"Dari 11.268 penderita itu dominan terdampak bayi, balita, ibu hamil, dan lansia. Namun mereka sudah mendapatkan penanganan yang tepat dan menjalani rawat jalan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin kepada pers di Pekanbaru seperti dikutip Antara, Senin (23/9).

Dia mengatakan sebelasan ribu pasien yang mengalami ISPA tersebut masih berada dalam kategori ringan, namun jika tidak segera berobat berkemungkinan bisa menjadi agak parah.

Apalagi, menurutnya, status ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) di Kota Pekanbaru kini masih menunjukkan kategori yang berbahaya. Sehingga warga diminta untuk tetap waspada terhadap bencana kabut asap karhutla itu.

"Bagi yang mengalami asma sebaiknya lebih menjaga kesehatannya dan jangan ke luar rumah. Jika terpaksa ada kegiatan di luar rumah sebaiknya menggunakan masker N95 yang lebih kencang sehingga potensi terhirup asap mengandung zat berbahaya itu bisa dihindari," ujarnya.

Pada papan informasi terpajang di bahu Jalan Nangka atau perempatan jalan layang menuju Mall SKA atau di seberang jalan pusat perbelanjaan modern Living World, terpampang ISPU dalam kondisi berbahaya.

Sementara itu, hujan yang mengguyur sebagian daerah di Kota Pekanbaru belum mampu menurunkan level ISPU tersebut sehingga kabut asap karhutla masih menyelimuti kota tersebut.

Baca juga:
Sebagian Wilayah di Riau Diguyur Hujan, Jarak Pandang Mulai Normal
Terkendala Kabut Asap, Helikopter Milik TNI Belum Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Kabut Asap Makin Parah, Gubernur Riau Tetapkan Darurat Pencemaran Udara
Citilink Batal Berangkat Akibat Asap, Ratusan Penumpang Minta Uang Kembali
Gara-Gara Kabut Asap, Pasutri di Pekanbaru Gagal Honeymoon ke Yogyakarta

(mdk/ray)