12 Gajah Liar Berkeliaran, Warga Nagan Raya Aceh Ketakutan

PERISTIWA | 24 Agustus 2019 23:02 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - 12 Ekor gajah liar hingga Sabtu sore masih berkeliaran di kawasan transmigrasi lokal (translok) Desa Blang Lango, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Akibatnya, masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut masih ketakutan menempati rumah karena kawanan satwa liar tersebut masih terus merusak aneka palawija dan tanaman di perkebunan milik masyarakat.

"Sampai saat ini warga masih takut tidur di rumah transmigrasi karena pada malam hari, gajah-gajah tersebut berkeliaran di pemukiman warga," kata Kepala Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Oediyantri, seperti dilansir Antara, Sabtu (24/8).

Tidak hanya itu, kawanan gajah juga sudah merusak seluas 15 hektare tanaman kelapa sawit dan tanaman pisang milik warga setempat. Menurutnya, saat malam hari puluhan warga setempat terpaksa turun ke desa lain atau berkumpul di sebuah pondok agar terhindar dari gangguan gajah.

Hal ini disebabkan karena belasan ekor gajah liar tersebut berada di permukiman warga sambil memakan aneka tanaman di kebun di samping rumah. "Kami sudah tidak tahu lagi ke mana mengadu, gangguan gajah liar benar-sudah membuat masyarakat resah," kata Oediyantri menambahkan.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan Pemerintah Aceh segera mengambil tindakan dan mencari solusi sehingga gangguan gajah tidak lagi dialami oleh masyarakat di daerah tersebut.

Baca juga:
Gara-Gara Gajah Ngamuk, Puluhan Warga Nagan Raya Aceh Mengungsi
Selain Hiu, Dugong dan Penyu Muncul di Perairan Nusa Dua Bali
Ketika Kawanan Hiu Blacktip di Nusa Dua Bali Sedot Perhatian Wisatawan
Kera Liar yang Resahkan Warga Situbondo Akhirnya Ditembak
Kawanan Hiu Setiap Tahun Bergerombol di Pantai Pulau Peninsula Bali
Kawanan Hiu Muncul di Perairan Pulau Peninsula Nusa Dua Bali

(mdk/eko)