12 Orang Sekeluarga di Solo Positif Covid-19 Usai Acara Ultah

12 Orang Sekeluarga di Solo Positif Covid-19 Usai Acara Ultah
PERISTIWA | 20 Oktober 2020 15:41 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Transmisi Covid-19 klaster keluarga mulai muncul di Kota Solo. Di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, 12 orang yang merupakan satu keluarga dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkan hasil penelusuran, mereka memiliki riwayat kontak dengan seorang pasien yang terkonfirmasi usai menghadiri acara ulang tahun.

"Kasus ini diketahui pada 15 Oktober 2020 lalu. Ada seorang saudara mereka dari luar Solo meninggal dalam kondisi positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Selasa (20/10).

Menurut Siti, saudara mereka itu datang ke acara ulang tahun di salah satu rumah warga di Kelurahan Bumi. Acara tersebut hanya diikuti keluarga. Namun setelah itu kondisinya sudah tidak enak badan dan beberapa hari kemudian meninggal dunia.

"Setelah ada saudaranya serumah yang meninggal, sejumlah anggota keluarga kemudian menjalani uji swab. Hasilnya total ada 12 orang yang dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Siti menjelaskan, tes dilakukan dalam waktu berbeda. Pada uji pertama hasilnya hanya satu yang positif. Kemudian saat tes kedua 4 orang positif, dan terakhir 7 orang positif. Sehingga total ada 12 orang. Menurut Siti, keluarga tersebut merupakan keluarga besar yang tinggal di satu rumah.

Menyikapi munculnya klaster keluarga tersebut, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), meminta warganya agar tidak menggelar acara yang mengumpulkan banyak orang. Meskipun hanya acara keluarga, warga sekitar diminta mengingatkan jika tak ada penerapan protokol kesehatan.

"Tidak usah dululah kalau acara yang mengumpulkan orang. Ulang tahun sendiri saja, arisan jangan dulu. Apalagi kalau tidak pakai protokol kesehatan," terang Rudy.

Rugi juga mengingatkan akan pentingnya program jogo tonggo ( jaga tetangga).

"Inilah pentingnya jogo tonggo. Warga sekitar kalau lihat ada keramaian diingatkan saja. Kalau tidak berani, laporkan ke Satpol PP," pungkas Rudy. (mdk/lia)

Baca juga:
Bos Panti Pijat Positif Covid-19 Kabur dari Ambulans Berbaur dengan Pendemo
Catatan Lengkap Perjalanan Ekonomi Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Uji Coba Kontroversial Vaksin di Inggris, 40 Relawan akan Ditulari Virus Corona
Tenaga Kesehatan dan Petugas Lapangan di Jateng Jadi Prioritas Vaksin Covid-19
Curhat Pengusaha Taman Rekreasi: Tetap Bayar Listrik, 4 Bulan Tak Ada Pemasukan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami