122 Replika senjata di Medan untuk senam taruna pelayaran Aceh

PERISTIWA | 27 Maret 2014 11:22 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Ada titik terang soal temuan 122 pucuk replika senjata api jenis SP1 di Kantor Pos Besar Medan, Rabu (26/3) malam. Benda itu ternyata diperuntukkan bagi keperluan sekolah pelayaran di Aceh.

Budiman Toro, warga Jalan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Aceh mengakui sengaja memesan replika senjata itu. Nama beserta alamatnya pun memang tertera di paket yang dikirim dari Tulungagung, Jawa Timur itu. Dia mengakui sebagai Instruktur Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran di Aceh Besar.

Menurut Budiman, replika senjata itu rencananya akan digunakan untuk kegiatan di lembaga pendidikan itu. "Memang saya yang pesan. Replika senjata itu akan digunakan untuk senam para taruna pelayaran. Saya juga terkejut tadi ada yang menelepon menyatakan paket itu disita polisi," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (27/3).

Lebih jauh, Budiman memaparkan senam taruna menggunakan banyak peralatan. Senam dayung akan menggunakan dayung. "Karena kita senam senjata, ya pakai senjata," jelasnya.

Dia mengaku memesan replika senjata api laras panjang itu dari temannya di Tulung Agung, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Pengiriman memang dilakukan melalui jalan darat. "Saya suruh antarkan ke Pos Besar Medan dan selanjutnya akan diantar ke kami," jelas Budiman.

Seperti diberitakan, 14 kotak berisi benda berbentuk senjata api laras panjang ditemukan di bagian pengiriman kargo Kantor Pos Besar, Jalan Balai Kota, Medan, Rabu (26/3) malam. Sedikitnya 122 pucuk benda menyerupai senjata SP-1 diamankan polisi.

Temuan yang sempat membuat heboh ini ini hanya sehari menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) besok, Kamis (27/3). SBY rencananya akan datang ke Medan meresmikan Bandara Kualanamu di Deli Serdang dan keesokan harinya menjadi juru kampanye Partai Demokrat .

Belakangan, polisi memastikan ke-122 pucuk benda mirip senjata api laras panjang itu merupakan sebagai replika. Begitupun seluruhnya dibawa ke Polda Sumut untuk diselidiki lebih lanjut. (mdk/bal)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.