1.256 Tagana siap tanggulangi bencana alam di Jawa Tengah

PERISTIWA » MALANG | 26 Agustus 2014 04:00 Reporter : Fariz Fardianto

Merdeka.com - Sebanyak 1. 256 relawan taruna siaga bencana (Tagana), mulai dikerahkan untuk menanggulangi sekaligus memetakan titik rawan bencana alam di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah. Jumlah penempatan relawan akan ditentukan oleh tingginya potensi bencana setiap daerah.

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Budi Wibowo mengatakan, untuk saat ini pihaknya sedang memberikan pembinaan dan pelatihan bagi relawan sebanyak itu. Pelatihan penanggulangan bencana itu, dilakukan dengan pembekalan pola pendistribusian logistik hingga penanganan korban bencana alam.

Untuk jumlah relawan Tagana yang dikerahkan di setiap kabupaten cukup bervariasi tergantung tingginya potensi rawan bencana alam seperti tanah longsor, gunung meletus maupun banjir. Misalnya, seperti banyaknya jumlah relawan yang terjun di Kabupaten Banyumas, Brebes dan Tegal.

"Makanya, personel Tagana harus memiliki integritas dalam membantu sesama khususnya memotivasi para korban bencana alam agar tetap bertahan hidup," urainya, kepada wartawan, di Kota Semarang Jawa Tengah, Senin (25/8).

Sementara itu, Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menambahkan, bila dia kini mulai bersiap memetakan titik rawan bencana di wilayahnya. "Sambil menunggu rekomendasi dari BMKG, kita akan coba menginventarisir sementara wilayah rawan bencana," kata Sarwa.

Sementara ini, wilayah rawan bencana yang dipantau ketat ialah Kecamatan Kemalang Klaten dan Pracimantoro Wonogori. "Kita monitor terus wilayah itu sambil memetakan titik rawan bencana lainnya," terang Sarwa.

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT