14 Hari Usai Arus Mudik Menentukan Nasib Covid-19 di Indonesia

14 Hari Usai Arus Mudik Menentukan Nasib Covid-19 di Indonesia
Covid-19. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 6 Mei 2022 19:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pengaruh dari mudik Lebaran 2022 terhadap angka kasus COVID-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan meski pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran.

"Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut teori, kehebohannya hari ini lalu data kasusnya terlihat 14 hari kemudian," kata Ridwan Kamil saat ditemui di Pos Terpadu Mudik Lebaran Limbangan Garut, Jumat (6/5).

Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan tetap waspada selama sebulan ke depan mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19.

Sejauh ini dari pantauannya, ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan, khususnya memakai masker, masih tetap tinggi termasuk antusiasme mengikuti vaksinasi selama mudik Lebaran.

"Kami tetap akan bersiaga selama sebulan ke depan. Saya lihat ketaatan masyarakat juga masih tinggi," kata Kang Emil.

Per hari ini data menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit pasien COVID-19 di Jabar sangat rendah yakni berada di angka 0,8 persen.

Menurut Kang Emil, jika pascalibur Lebaran ini angka kasus COVID-19 masih landai atau ada kenaikan tapi tidak signifikan, maka transisi pandemi ke endemi akan semakin jelas.

"Kalau setelah 14 hari dari hari Lebaran kasus tetap landai, maka saya boleh klaim berarti sudah endemi," kata Kang Emil.

Saat ini, arus balik sudah terjadi kepadatan yang luar biasa, tapi kasus COVID-19-nya tidak naik atau naik tidak signifikan karena tidak ada varian baru ditambah BOR rendah saat mudik," kata dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Update Covid-19 Hari ini 6 Mei 2022: Kasus Positif Tambah 245
Penjelasan Kemenkes soal WHO Sebut Kematian Covid di RI 7 Kali Lipat Data Resmi
Update Kasus Covid-19 di Indonesia per 5 Mei 2022
Riset: Omicron Bukan Lebih Ringan, Tapi Sama Parahnya dengan Varian Covid Sebelumnya
Kemenkes: Tiga Anak yang Meninggal Diduga Hepatitis Akut, Negatif Covid-19
Penentuan Skema Endemi Covid-19 Menunggu Hasil Evaluasi Pasca-mudik

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini