14 Murid Luka Akibat Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Dihantam Angin Puting Beliung

PERISTIWA | 20 November 2019 19:46 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Bangunan aula SMKN 1 Miri Sragen, Jawa Tengah, roboh usai hujan disertai angin kencang melanda kawasan tersebut pada Rabu (20/11) sekitar pukul 15.56 WIB. Insiden itu mengakibatkan beberapa murid mengalami luka.

Menurut Kepala sekolah SMKN Miri Sarno, 14 murid mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Mereka yang luka sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit terdekat.

Hasil penelusuran BPBD setempat, akibat hujan disertai angin kencang tersebut tidak hanya merobohkan bangunan sekolah namun juga merusak genting rumah serta pohon tumbang di beberapa titik. Masyarakat pun diharapkan mewaspadai potensi bahaya hujan disertai angin kencang tersebut.

"Sehubungan dengan mulainya pergantian musim di beberapa wilayah, potensi bahaya angin kencang dan puting beliung makin tinggi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya.

BNPB mencatat potensi bahaya angin kencang dan puting beliung biasanya terjadi pada saat pergantian musim dari musim kemarau ke penghujan dan sebaliknya. BNPB pun mengimbau masyarakat memperhatikan pohon di sekitar yang berpotensi roboh agar kejadian seperti di Sragen dapat dicegah.

"Kita dapat memangkas ranting pohon sehingga potensi roboh dapat dikurangi," pungkasnya.

Baca juga:
Angin Kencang Kembali Terpa Warga Kaki Gunung Arjuno
Atap Ruang Kelas Rusak Diterjang Puting Beliung, Siswa SD di Serang Belajar di Tenda
Puting Beliung Hantam 3 Desa di Banyuasin, 82 Rumah Hancur
Stadion Arcamanik Bandung Porak Poranda Diterjang Angin Kencang
Puting Beliung Hingga Banjir Bandang Landa Perbatasan Aceh-Sumut
Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 9 Rumah di Ngawi Roboh
Angin Kencang Terjang Ngawi, Genting Rumah Beterbangan

(mdk/gil)