15 Kabupaten/kota di Jateng rawan bencana kekeringan

PERISTIWA » MALANG | 15 Agustus 2014 09:39 Reporter : Parwito

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah memastikan sampai saat ini belum ada wilayah yang berstatus darurat bencana kekeringan. Namun, ada sedikitnya 15 daerah kabupaten di Jawa Tengah dikategorikan rawan kekeringan.

"Wilayah yang rawan kekeringan tersebut meliputi Cilacap, Banjarnegara, Purworejo, Pemalang, Wonogiri, Grobogan, Klaten, Kebumen, Blora, Rembang, Pati, Sragen, Kabupaten Semarang, Batang, dan Brebes," tegas Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana di Kantor BPBD Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/8).

Sarwa menyatakan sampai saat ini, memang sudah ada daerah yang mengalami kekeringan, seperti di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Di wilayah tersebut sudah dilakukan dropping air bersih sejak akhir Juni.

"Kami sudah melakukan langkah antisipasi, di antaranya mengkoordinasikan dengan semua BPBD di 35 kabupaten/kota terkait pengiriman air bersih. Kami juga mengimbau agar tiap daerah bisa melakukan inovasi antisipasi kekurangan air. Tak cukup hanya pembuatan sumur, tapi juga pipanisasi untuk menyalurkan air ke rumah-rumah," jelasnya.

Sarwa berharap, tiap-tiap daerah melaporkan titik kekeringan secara spesifik per kecamatan. "Kondisi kekeringan ini belum menjalar ke wilayah lain. Di sebagian wilayah Semarang dan Cilacap justru masih terjadi hujan," pungkasnya.

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT