15 Pegawai Suspect Covid-19, Kemendikbud Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Dilakukan

15 Pegawai Suspect Covid-19, Kemendikbud Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Dilakukan
PERISTIWA | 9 Juli 2020 12:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 15 pegawai di lingkungan Kemendikbud suspect Covid-19. Hasil ini diketahui setelah dilakukan rapid test pada sejumlah pegawai.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan pihaknya tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai. Seperti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 20 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Tatanan Normal Baru.

Surat Edaran tersebut ditetapkan dalam rangka mendukung produktivitas kerja serta untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pegawai serta masyarakat dalam tatanan normal baru.

"Seluruh unit kerja di lingkungan Kemendikbud secara periodik melakukan sterilisasi dan desinfeksi serta menjalankan seluruh protokol kesehatan dengan ketat dan konsisten," terang Sekretaris Jenderal, Ainun Na'im, melalui keterangan tertulis, Kamis (9/7).

Ainun mengimbau seluruh unit kerja di lingkungan Kemendikbud untuk menyediakan asupan nutrisi makanan di tempat kerja dengan memilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya serta jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya kasus Covid-19, seluruh pekerjaan dan layanan semaksimal mungkin diarahkan melalui sistem dalam jaringan (daring). Sementara itu Ainun menekankan bahwa Kemendikbud tidak memberlakukan lockdown.

"Yang dilakukan adalah pendekatan piket dengan kebijakan yang sangat selektif untuk memastikan prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan seluruh pegawai dan pihak terkait," tegas Ainun Na'im.

Dijelaskan Ainun bahwa secara umum, pegawai dalam kondisi baik namun sebagai bagian dari protokol kesehatan, tes kesehatan telah dilaksanakan dan tindak lanjut harus dilaksanakan untuk memastikan protokol kesehatan senantiasa terpenuhi.

"Informasi terkait hasil tes kesehatan merupakan kewenangan Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19," jelasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Dirjen Pendidikan Tinggi (Plt Dirjen Dikti), Nizam, mengatakan 15 orang pegawai di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diduga suspect Covid-19.

"Suspect. Masih akan dilakukan test lagi. Tapi semua dalam keadaan sehat," ucap Nizam kepada wartawan, Rabu (8/7).

Temuan ini diketahui saat Kemendikbud menggelar rapid test terhadap sejumlah pegawai.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Kemenlu: 334 WNA di Indonesia Positif Covid-19, 9 Meninggal
WNA Wajib Tunjukkan Hasil PCR Negatif Covid-19 Saat Masuk Indonesia
Kasus COVID-19 di Sumut Hampir Tembus Angka Dua Ribu, Ini 4 Fakta Terbarunya
Menristek Sebut Penelitian Terkini Virus Corona di Indonesia Mirip dengan di Wuhan
Walkot Klaim Bekasi Sudah Zona Hijau Covid-19, 13 Juli Sekolah Mulai Buka
Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Tembus 1.025 Orang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami