15 Pelaku Bobol Bagasi di Bandara Dibekuk, Paling Banyak Petugas Kargo

PERISTIWA | 5 November 2019 21:14 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Sebanyak 15 Orang dari 5 kasus pencurian barang di dalam bagasi pesawat ditangkap aparat kepolisian hingga November 2019. Beberapa pelaku merupakan petugas bandara, sementara lainnya adalah penadah.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian menerangkan, dari lima kasus yang telah berhasil dibongkar Kepolisian sektor Bandara Soetta, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah dan barang-barang berharga lainnya.

"Dalam waktu satu tahun, Polresta Bandara Soekarno-Hatta sudah berhasil ungkap lima kasus pencurian dodos tas di Bandara Soekarno-Hatta, baik itu melalui kargo atau bagasi perorangan," terang Arie di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (5/11)

Dari pengungkapan itu lanjut Kapolres, pihaknya berhasil mengamankan 15 orang tersangka yang merupakan petugas nakal dan para penadah dari hasil kejahatan tersebut.

Adapun barang-barang hasil curian yang berhasil diambil pelaku, terdiri dari 21 jam tangan mewah, 44 buah handphone, dan uang tunai senilai Rp 170 juta rupiah.

"Modusnya pelaku membobol atau membuka paksa barang milik penumpang dan mengambil barang yang sekiranya memiliki nilai ekonomi," kata dia.

Dalam pengungkapan kasus bobol bagasi kargo dan perorangan ini, polisi tak hanya mengungkap kejadian yang terjadi di Bandara Soetta saja, tapi juga di beberapa bandara lainnya, seperti Bandara Kualanamu, Medan dan Lampung.

"Lima kasus ini ada yang TKP di Soetta, ada juga di Bandara lain, seperti Kualanamu dan Lampung. Tapi tetap karena dilaporkan di sini, kita melakukan upaya penyelidikan sehingga kasus bisa terungkap," ucap Arie.

Arie memastikan, pelaku kejahatan bobol bagasi dan kargo di Bandara ini, dilakukan oleh tangan-tangan profesional yang sudah bekerja bertahun-tahun sebagai petugas pengantar barang.

"Kerja bervariasi ya lama kerjanya. Tapi memang rata-rata sudah bekerja satu sampai tiga tahun," ucap Kapolres.

Polisi menjerat 15 pelaku dengan Pasal 363 ayat (1) KUHPidana dan atau pasal 480 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Baca juga:
16 Koli HP Dikirim dari Bandara Soetta, Sampai Medan Tinggal 15 Koli
Chevron Keluhkan Pencurian Minyak di Blok Rokan
Pura-Pura Salat, Seorang Pria di Depok Curi Uang Kotak Amal Masjid
Beraksi di Bali, Maling Spesialis Rumah Tinggal Dibekuk di Tangerang
Ketahuan Curi Helm, Dua Pemuda di Surabaya Dihakimi Massa
Dua Pekan, Polrestro Depok Amankan 25 Pelaku Kejahatan

(mdk/bal)