15 Travel Gelap Angkut Pemudik Keluar Bali Diminta Putar Balik

15 Travel Gelap Angkut Pemudik Keluar Bali Diminta Putar Balik
Pemeriksaan kendaraan di Pos penyekatan Mengwi Bali. ©2021 Istimewa
NEWS | 11 Mei 2021 05:32 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Puluhan kendaraan dan ratusan pemudik diminta putar balik oleh petugas gabungan di titik penyekatan di Pos Pengamanan di depan Terminal Mengwi, jalan Raya Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Aturan itu diberlakukan petugas gabungan sejak diberlakukannya larangan mudik tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Kasat Lantas Polres Badung, AKP Aan Saputra mengatakan, dari tanggal 6 Mei 2021 hingga hari ini sudah ada 60 kendaraan yang diminta putar balik karena diketahui ingin mudik keluar Bali. "Pemudik muter balik udah 60 kendaraan. Baik itu roda dua dan roda empat, travel sama bus," kata Aan Saputra saat dihubungi, Senin (10/5).

Dia menjelaskan, para pemudik yang diminta putar balik karena tidak memiliki surat keterangan kerja dari perusahaannya dan tidak memiliki Surat izin keluar masuk (SIKM). Selain itu, dari 60 kendaraan itu diperkirakan sudah sekitar ratusan orang diminta putar balik.

Petugas gabungan juga menemukan 15 travel gelap di Bali yang akan mengangkut para pemudik keluar Bali dan namun ditemukan dan diminta untuk putar balik. "Iya ada (sekitar) ratusan karena setiap motor juga ada 2 dan 3 orang (yang menaikinya) apalagi roda empat seperti travel dan bus. Sudah ada 15 (travel gelap) kita putar balik dari Bali ke Jawa. Kalau masih ada yang bandel dan berani (mudik) nanti kita cegat di wilayah Badung, di pos penyekatan," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Pemeriksaan Ketat SIKM Penumpang di Terminal Pulogebang
Strategi Pemprov Jabar Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Lebaran
Amankan Idulfitri, Polres Kupang Kota Siapkan 8 Pos Pengamanan
Fakta Terbaru Seputar Aturan Pelarangan Mudik Lebaran 2021
104.370 Kendaraan Diminta Putar Balik di Hari ke-5 Larangan Mudik
Lolos dari Penyekatan, 10 Pemudik Jalani Karantina di Solo Techno Park

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami