16 Orang Tewas saat Kerusuhan Wamena Akibat Terjebak dalam Ruko Dibakar

PERISTIWA | 24 September 2019 00:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 16 orang meninggal dunia akibat demonstrasi berujung kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9). 16 Orang tewas itu merupakan warga sipil.

"Iya sementara kita dapat 16 meninggal dunia masyarakatnya. Itu Di Wamena," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Lektol Cpl Eko Daryanto kepada Liputan6.com, Senin (23/9).

Informasi diterima Eko, korban tewas itu lantaran terjebak dalam ruko dibakar massa saat demonstrasi berlangsung.

"Ada sebagian dari lapangan informasi terjebak gedung yang dibakar. Sebagian kejebak dalam gedung ruko, kios yang dibakar, sebagian lagi masih identifikasi lapangan," ujar Eko.

Sementara korban tewas tersebut baru dievakuasi. "Kalau laporan di lapangan kan ada korban yang terjebak di kios, rumah yang dibakar, jadi, mungkin baru dievakuasi. Masih proses identifikasi," ungkap Eko.

Menurutnya, situasi sekarang sudah kondusif. Tapi masih aparat keamanan bersiaga. "Iya, masih siaga. Para pihak aparat gabungan untuk antisipasi aksi susulan. Situasi sudah kondusif, sudah bisa diatasi, Wamena juga Jayapura ada 300-an yang diamankan di Polda Papua," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Baca juga:
Polisi Sebut Ada Peran Benny Wenda dalam Kerusuhan Waena Papua
Penjelasan Mabes Polri Soal Tewasnya Tiga Mahasiswa Saat Kerusuhan Waena Papua
Korban Tewas Kerusuhan Wamena Bertambah jadi 17 Orang, 66 Lainnya Luka Bacok
Empat Orang Tewas Demo Rusuh di Waena: Tiga Sipil dan Satu TNI AD
16 Orang Tewas dalam Kerusuhan Wamena
Kapendam Cendrawasih: Situasi Wamena dan Jayapura Sudah Kondusif
Rusuh di Wamena Papua, Ribuan Warga Mengungsi ke Mapolres dan Kodim Jayawijaya

(mdk/gil)