190 Napi Beragama Budha di Sumut Dapat Remisi Waisak

190 Napi Beragama Budha di Sumut Dapat Remisi Waisak
PERISTIWA | 7 Mei 2020 05:04 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - 190 Narapidana yang ada di Sumatera Utara memperoleh remisi khusus Hari Raya Waisak pada 2020. Namun, tidak seorang pun yang langsung bebas setelah mendapatkan potongan masa hukuman ini.

Ke-190 narapidana itu merupakan bagian dari 328 narapidana beragama Budha yang tengah menjalani hukuman di Lapas dan Rutan di Sumatera Utara. Mereka mendapatkan potongan masa hukuman bervariasi.

"Untuk RK (remisi khusus) I, masa pengurangan hukuman bervariasi mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan dan 15 hari, serta 2 bulan. Sedangkan RK II (langsung bebas setelah pemotongan tahanan) nihil," kata Humas Kemenkum HAM Sumut, Josua Ginting, Josua Ginting, Rabu (6/5).

Josua merinci, sebanyak 91 dari 190 narapidana itu merupakan warga binaan dalam perkara kriminal umum. Sementara 10 orang terlibat perkara yang remisinya diatur PP 28 Tahun 2006, dan 89 orang diatur PP 99 Tahun 2012.

"Penyerahan remisi akan diberikan masing-masing kepala UPT besok," papar Josua.

Dia menjelaskan, per Kamis (6/5), Lapas dan Rutan di Sumatera Utara dihuni 32.813 orang. Jumlah itu terdiri dari 22.649 narapidana pria, 1.254 narapidana wanita, serta 8.561 tahanan pria dan 349 orang tahanan wanita. (mdk/eko)

Baca juga:
Jokowi: Selamat Hari Waisak, Kita Berjalan Bersama Melewati Segala Ujian
1.049 Narapidana Beragama Buddha Dapat Remisi di Hari Raya Waisak
190 Napi Beragama Budha di Sumut Dapat Remisi Waisak
Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Imbau Umat Buddha Rayakan Waisak dari Rumah
3.500 Umat Budha Rayakan Waisak di Candi Muara Takus Riau
Hari Raya Waisak, 41 Narapidana di Lapas Tangerang Dapat Remisi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami