19.500 Orang Diperiksa Lewat Metode PCR Terkait Covid-19, 698.650 APD Telah Dibagikan

19.500 Orang Diperiksa Lewat Metode PCR Terkait Covid-19, 698.650 APD Telah Dibagikan
PERISTIWA | 10 April 2020 17:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, 19.500 orang secara akumulatif telah diperiksa dengan metode berbasis molekular real time PCR. Hasilya, pada hari ini terdapat penambahan kasus positif sebanyak 219 orang.

"Ini bukti di mana kita belum bisa mengaplikasikan arahan pemerintah dengan seksama, karenanya mari kita lebih patuhi bersama untuk memutus mata rantai Covid-19," kata Yurianto di Graha BNPB Jakarta, Jumat (10/4).

Mengingat jumlah kasus yang terus meningkat dan penyebaran yang sudah mencapai 33 provinsi, Yurianto meyakini penyebaran APC sudah dilakukan dengan baik. Hingga hari ini pengadaan APD sudah mencapai 769 ribu unit.

"Sudah kita bagikan 698.650 ke seluruh Indonesia dan kami sudah menerima laporan para dinkes provinsi dan gugas di tingkat provinsi," ujar Yurianto.

Selain APD, guna penangnan para pasien Covid-19, lebih dari 300 rumah sakit rujukan juga telah ditunjuk dan telah dioprasionalkan dengan dukungan tenaga kesehatan baik dokter spesialis, umum perawat dan pendukung lainnya.

"Sampai dengan saat ini ada 18 ribu relawan medis dan non medis yang sudah siap menangani ini," imbuh dia.

1 dari 1 halaman

Donasi Penanganan Covid-19 Capai Rp195 miliar

Yurianto mengapresiasi jumlah donasi kolektif masyarakat sampai hari ini sudah mencapai angka Rp195 miliar. "Kita apresiasi donasi yang telah diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh penjuru dunia kepada gugas Covid-19 untuk memaksimalkan menjalankan tugasnya, terima kasih," ujar dia.

Dia berjanji, kepada seluruh masyarakat Indonesia dan donatur, jika apa yang diterima negara untuk penanganan Covid-19 adalah sebuah amanah dan tanggungjawab. "Amanah ini akan kita jaga sebaiknya, saat ini 27 provinsi dan 160 kab/kota telah membentuk Gugas Covid-19, mari bersama berintegrasi memerangi Covid-19," kata dia.

Yurianto juga berharap agar semua tak berhenti di sini, namun terus hingga berakhirnya pandemi Covid-19. Salah satunya dengan cara tetap sering mencuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker.

"Bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah, seluruh kebijakan pemerintah dan usaha pemerintah ini dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha menjadi faktor yang menguatkan," Yuri menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono (mdk/gil)

Baca juga:
Seorang Warga Kediri Positif Corona Usai Bertemu Saudara yang Pulang dari Malaysia
Izin Status PSBB Bodebek Diputuskan Besok
20 Persen Masjid di Jakpus Masih Gelar Salat Jumat
Pasien Positif Virus Corona Sembuh di Sumbar Bertambah Menjadi 6 Orang
6 RS Rujukan Covid-19 di Kota Jayapura Rawat 24 Pasien Positif
Moment Tepat Jual Emas Perhiasan untuk Sambung Hidup di Tengah Pandemi Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami