2 ABK Jadi DPO Kasus Pencurian Sarang Burung Walet di Kapuas

PERISTIWA | 4 April 2019 08:33 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Unit Gakkum Satpolairud Polresta Banjarmasin menangkap dua orang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencari Orang (DPO) kasus pencurian sarang burung walet yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

"Kami diminta bantu oleh Polres Kapuas untuk melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku yang masuk dalam daftar pencari orang," kata Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Banjarmasin Iptu Pol Selamat Riyadi di Banjarmasin, seperti dilansir Antara, Kamis (4/4).

Dikatakannya, kedua pelaku ditangkap pada Selasa (2/4) pagi, sekitar pukul 09.00 Wita saat berada di Pesisir Sungai Martapura tepatnya di Pelabuhan Ikan jalan RK ilir Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang Polres Kapuas itu diketahui bernama Sopiani alias Usup dan Supian.

"Saat kami tangkap Usup dan Supian bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal ikan air tawar yang biasa sandar di Pelabuhan Ikan," ucap perwira yang akrab dengan awak media itu.

Terus dikatakannya, setelah dilakukan penangkapan kedua pelaku langsung digiring ke kantor Satpolairud Polresta Banjarmasin, guna dilakukan pemeriksaan.

"Karena kami sifatnya hanya membantu jadi kedua pelaku diserahkan ke Polres Kapuas untuk dilakukan proses hukum," terangnya.

Pihak Satpolairud Polresta Banjarmasin akan terus melakukan penindakan tegas bagi mereka yang berani melawan hukum dan patroli perairan terus ditingkatkan guna antisipasi kejahatan di perairan.

Baca juga:
Usai Kencan di Hotel, PSK di Medan Gasak Motor Pelanggan
Perempuan Berseragam ASN Terekam CCTV Curi Ponsel di Apotek
Tertidur Usai Kelelahan Antar Sayur, Yahya Kehilangan Uang Rp 11 Juta di Dalam Mobil
Tepergok Warga, Maling Gagal Rampok Rp 120 Juta dan Sepeda Motornya Tertinggal
Dua Pemuda Spesialis Pencuri Motor di Tangerang Dibekuk
Komplotan Pencuri Rumah Kosong Beraksi di Depok, Uang Curian Buat Beli Motor Sport

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT