2 Bandit Ditembak Polisi usai Gagal Rampas HP Pelajar di Angkot

2 Bandit Ditembak Polisi usai Gagal Rampas HP Pelajar di Angkot
PERISTIWA | 2 September 2020 16:08 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tiga pria mencoba merampok Hamzah Lubis (15), seorang pelajar yang ingin pulang dari Medan ke kampung halaman di Padang Sidempuan. Upaya mereka gagal, dua pelaku tertangkap dan ditembak polisi.

Kedua pelaku yang tertangkap yakni JN alias Jona (22), kernet angkot, warga Jalan Tritura, Medan dan VB alias Van Basten (32) warga Jalan Bajak IV, Medan. Seorang pelaku lainnya, Ucok, masih diburu polisi.

"Percobaan perampokan terjadi di Jalan Sisingamaraja Medan pada Minggu (24/8)," kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Philip Purba, Rabu (2/9).

Kejadian ini berawal saat Hamzah tengah menunggu angkot di tepi Jalan Sisingamangaraja, Medan. Dia ingin ke loket bus tujuan kampung halamannya, Padang Sidempuan.

"Saat menunggu angkot, tiga pelaku menghampiri dan menanyakan tujuan korban. Usai mengetahui tujuan korban, keduanya menyetop angkot KPUM 07 untuk korban menuju ke loket bus tujuan Padang Sidempuan," beber Philip.

Setelah itu Hamzah naik ke angkot. Dua di antara tiga pria itu ikut masuk ke kendaraan umum tersebut. Seorang lainnya mengikuti menggunakan sepeda motor.

Hamzah curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku yang ikut dengannya. Dia pun meminta sopir untuk berhenti dan mencoba pindah duduk ke depan.

Namun, dua pelaku mencekik leher dan merampas paksa handphone Hamzah yang ada di saku celana. Korban tidak tinggal diam. Dia berupaya mempertahankan handphonenya sambil berteriak minta tolong.

Sopir menghentikan angkot di depan kantor Koramil Medan Amplas. Warga yang mendengar teriakan korban langsung menghampiri dan mengejar pelaku.

"Di saat bersamaan, tim tekab Polsek Patumbak melihat warga mengejar pelaku. Petugas pun turut melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua dari tiga orang pelaku," papar Philip.

Saat diinterogasi, kedua tersangka mengaku sudah lebih dari dua kali melakukan aksi serupa. Mereka biasa beroperasi di jalur yang sama.

"Kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri saat mencari keberadaan tersangka Ucok," pungkas Philip. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami