2 Hari mengurung diri, bule asal Prancis ditemukan PRT gantung diri

2 Hari mengurung diri, bule asal Prancis ditemukan PRT gantung diri
PERISTIWA | 3 Agustus 2017 13:54 Reporter : Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Seorang turis asal Perancis, Veronique Marie Azan (53), ditemukan tewas gantung diri di dalam Villa Wina'S House Jalan Umalas Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Veronique diduga mengalami depresi hingga melakukan bunuh diri.

Informasinya, wisatawan ini sebelumnya terlihat bingung dan kemudian sebelum ditemukan tewas, selama dua hari mengurung diri di dalam vila tersebut. Korban ditemukan gantung diri pertama kali oleh pembantu di vila, Royanti (40), asal Jember, Jawa Timur.

Ia mencurigai keberadaan sang majikan yang sudah dua hari belakangan tidak ada kabar. Bahkan, pintu vila kamar milik korban tertutup rapat juga korden jendela.

Melihat hal yang menjanggal itu, ia memberanikan diri untuk mengetuk serta membuka kamar bersama seorang sopir pribadinya pukul 09.30 WITA. Ia terkejut melihat majikan sudah tergantung dikayu penyangga vila tersebut. Kemudian ia langsung meminta bantuan pada warga sekitar serta pecalang dan warga yang tiba di lokasi langsung melaporkan ke Polsek Kuta Utara.

"Saksi pembantu ini mengaku sudah dua hari tidak melihat majikannya. Pintu kamar vila dalam keadaan tertutup. Karena takut dimarahi, saksi tidak berani mengetuk pintu atau membuka paksa," ungkap Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu I Putu Ika Prabawa, Kamis (3/8).

Dari pemeriksaan petugas di lokasi, diketahui korban bunuh diri menggunakan kabel listrik panjang 108 sentimeter pada balok di penyangga vila. Dugaan awal, korban sudah melakukan aksinya lebih dari 24 jam. Sebab, tidak ada ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

"Saat ditemukan kondisi jenazah identik dengan orang gantung diri. Di mana, alat kelamin mengeluarkan darah dan air kencing, mengeluarkan kotoran dari dubur, lidah menjulur. Dugaan awal memang sudah lebih dari satu hari," terang Prabawa.

Dugaan awal, Veronique mengalami depresi dan mengurung diri selama dua hari hingga nekat bunuh diri. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum.

"Kita sudah mengirimkan permintaan autopsi terhadap jenazah korban ini. Kalau dari identifikasi sementara memang bunuh diri karena tanda-tanda yang ditemukan identik dengan orang bunuh diri," tutup Prabawa. (mdk/gil)

Depresi, pasien gagal ginjal lompat dari lantai 4 RS di Binjai

Diduga depresi, model Bangladesh tewas gantung diri saat video call

Cinta ditolak gadis 15 tahun, seorang duda bunuh diri pakai sangkur

Marak kasus bunuh diri, Ketua P2TP2A ingatkan peran keluarga

Gagal tagih utang ke mantan istri, warga Kebumen gantung diri

Asma tak kunjung sembuh, IRT di Palembang tewas gantung diri

Sedang berlayar, penumpang kapal Surabaya-Balikpapan mendadak lompat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami