2 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin

PERISTIWA | 30 November 2019 14:55 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Polisi memeriksa dua saksi terkait kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Jasad Jamaluddin sebelumnya ditemukan dalam mobilnya di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (30/11).

"Ada dua orang kita periksa," kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Bilter Sitanggang di Medan, Sabtu (30/11).

Mengenai identitas kedua orang tersebut, Bilter belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih dalam proses penyelidikan.

"Identitasnya nanti ya, karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya. Seperti dikutip Antara.

1 dari 1 halaman

Dibawa ke Kampung Halaman usai Diautopsi

Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11) siang.

Korban yang merupakan Hakim dan juga Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, ditemukan warga di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam.

Saat ditemukan jenazah sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. Selanjutnya korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Setelah autopsi pada Sabtu dini hari, jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di Nagan Raya, Aceh. (mdk/gil)

Baca juga:
Jenazah Hakim PN Medan Jamaluddin Dibawa ke Kampung Halaman usai Diautopsi
Hakim PN Medan Jamaluddin Pamit ke Istri Bertemu Rekan Sebelum Ditemukan Tewas
Polisi Tunggu Hasil Autopsi Selidiki Penyebab Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin
Polisi Pastikan Mayat di Dalam Mobil Mewah di Deli Serdang adalah Hakim PN Medan
Mayat Pria Ditemukan dalam Mobil Mewah di Deli Serdang, Diduga Korban Pembunuhan
Janin Tanpa Kepala Ditemukan di Toilet Terminal Joyoboyo Surabaya

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.