2 Perompak kerap beraksi di perairan Nunukan diringkus polisi

2 Perompak kerap beraksi di perairan Nunukan diringkus polisi
PERISTIWA | 29 Desember 2017 18:29 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Tim Direktorat Polair Polda Kalimantan Timur, meringkus 2 perompak diduga kerap beraksi di perairan Kalimantan Utara. Kedua pelaku kini diamankan di Mapolres Tarakan.

Penangkapan 2 terduga perompak, Asri dan Rizal, di perairan Nunukan dan Tarakan di Kalimantan Utara, dilakukan Rabu (27/12) sore lalu, di perairan Tanah Merah, Nunukan.

Sebelumnya, Polres Tarakan, menerima 2 laporan dari korban perompakan, di perairan Kalimantan Utara. Bekerja sama dengan Ditpolair Polda Kalimantan Timur, kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan.

"Sering terjadi perampokan di tengah laut. Jadi, tim melakukan penyelidikan, mengarah ke daerah pertambakkan milik nelayan di perairan Kalimantan Utara," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (29/12) malam.

Dari penyelidikan, tim Polair Polda Kaltim, akhirnya berhasil mengamankan 2 orang terduga perompak, Asri dan Rizal, di perairan. Polisi sempat melepaskan tembakan, saat hendak menangkap Rizal.

"Rizal ini coba kabur. Setelah diberi tembakan peringatan, Rizal ini akhirnya menyerahkan diri. Sedangkan Asri, kita amankan di pondok di tambak, waktu lagi tidur. Tidak, tidak ada perlawanan saat ditangkap," ujar Ade.

Masih dijelaskan Ade, petugas mengamankan sejumlah barang bukti 2 mesin speedboat 40 PK dan 3 unit bodi speedboat. "Kedua pelaku ini, juga barang buktinya, sekarang diamankan di markas Polair Tarakan. Keduanya ini masih menjalai pemeriksaan lanjutan ya," kata Ade.

Kedua pelaku, dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan. Kepolisian masih mengembangkan kasus itu, meneliti sejumlah kejadian perompakan di perairan Kalimantan Utara.

"Ancaman pidana penjara 9 tahun ya," pungkasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Kasus penjarahan toko pakaian di Depok, polisi tetapkan 15 tersangka
Hendak antar uang ke rekan kerja, pengusaha bengkel dirampok di bypass Mojokerto
Jadi korban penjarahan geng Jepang, pemilik toko pakaian tetap buka 24 jam
Rampok bersenpi satroni toko di Pasar Gandrungmangu Cilacap, 4 Kg emas raib
Penggerebekan markas 'Geng Motor Jepang' diawali keributan antaranggota
Kesaksian pedagang nasi goreng korban perampokan geng motor Jepang
Bos toko pakaian korban penjarahan geng Jepang minta pelaku ditindak tegas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami