2 Wilayah di OKI Bekas Permukiman Pra-Sriwijaya, Banyak Ditemukan Harta Karun

2 Wilayah di OKI Bekas Permukiman Pra-Sriwijaya, Banyak Ditemukan Harta Karun
Warga Buru Harta Karun. ©2019 Merdeka.com/Irwanto
PERISTIWA | 9 Oktober 2019 21:29 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Balai Arkeologi Sumatera Selatan menyebut Kecamatan Cengal dan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, pernah menjadi kompleks permukiman lama bahkan sebelum Kerajaan Sriwijaya.

Kepala Balai Arkeologi Sumsel Budi Wiyana mengungkapkan, permukiman lama tersebut diketahui dari hasil penelitian sejak tahun 2000. Penelitian ini berawal dari penemuan barang-barang peninggalan masa lampau di pesisir sungai yang diistilahkan dengan nama sungai lama.

"Dari penelitian kita, daerah Tulung Selapan dan Cengal itu sudah ada permukiman, sejak pra-Sriwijaya bahkan pasca-Sriwijaya. Wajar banyak ditemukan benda-benda peninggalan penduduk saat itu," ungkap Budi, Rabu (9/10).

Dari penelitian selama 19 tahun terakhir, pihaknya banyak menemukan barang-barang kuno. Semisal tiang rumah, perabot rumah tangga yang terbuat dari keramik dan gerabah, perahu beserta kemudi dan haluan, serta beragam benda lain.

"Sering sekali kita menemukan barang-barang seperti itu, semuanya peninggalan permukiman lama," ujarnya.

Dijelaskannya, permukiman tersebut sudah ada sejak abad ke 2 Masehi. Mereka tinggal di rumah-rumah panggung di tepi aliran sungai. Sungai itu relatif dekat dan bermuara ke Selat Bangka sehingga memudahkan transportasi penduduknya menggunakan jalur sungai.

"Waktu itu belum ada jalur darat, karenanya mereka bermukim di kanan kiri sungai," kata dia.

Baca Selanjutnya: Pantai Timur Sumsel Pusat Permukiman...

Halaman

(mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami