20 Homoseksual Positif HIV di Bekasi Dibina

PERISTIWA | 6 Desember 2019 10:41 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Puluhan pria homoseksual yang positif terinfeksi HIV di Kota Bekasi, Jawa Barat, mendapat pembinaan dari Yayasan Rumah Sebaya.

Direktur Yayasan Rumah Sebaya, Darmawan mengatakan, secara keseluruhan ada 250 orang yang mengikuti program pembinaan dilakukan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

"Masih ada yang kami bina sekitar 20 orang homoseksual. Mereka sudah dinyatakan positif HIV AIDS," kata Darmawan.

"Kalau untuk ketrampilan kami masih harus koordinasi dengan pemerintah daerah," imbuh dia, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan, umumnya pria homoseksual yang mengidap HIV/AIDS menyesali perbuatan mereka pada masa lalu. Dia menambahkan, umumnya penyuka sesama jenis masih merahasiakan identitas mereka dari publik, demikian pula yang menjalani pembinaan di Rumah Sebaya.

"Selama mereka belum mendapat dampaknya, mereka tidak menyadari adanya potensi terjangkit penyakit tersebut," kata Darmawan.

1 dari 1 halaman

46 Homoseksual di Bekasi Kena HIV/AIDS

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebelumnya mencatat penderita HIV/AIDS di wilayahnya mencapai 105 orang sepanjang tahun 2019 (Januari-November). Berbagai sebab mereka terjangkit penyakit yang belum ada obatnya tersebut.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana menyebutkan, penderita penyakit tersebut terdiri dari 74 orang laki-laki dan 31 perempuan.

"Dari 74 laki-laki ini, kata dia, 46 di antaranya disebabkan hubungan seks sesama lelaki atau LSL (lelaki seks lelaki)," kata Irfan, Selasa (3/12).

Instansinya tidak memiliki data apakah penderita HIV/AIDS disebabkan lelaki seks lelaki telah berkeluarga atau tidak. "Tidak ada data maritalnya," kata dia.

Sedangkan 14 orang perempuan terdeteksi mengidap penyakit tersebut adalah pekerja seks komersil (PSK), enam transgender, empat karena memiliki risiko tinggi (risti), dan dua pelanggan pekerja seksual.

Sedangkan yang disebabkan narkoba melalui jarum suntik, transfusi darah, alat tato, transplantasi organ tubuh, dan ibu ke bayi sebanyak 33 orang. (mdk/gil)

Baca juga:
Suara Hati Para Istri di Bekasi: Amit-amit Suami Menjadi Gay
105 Orang di Bekasi Kena HIV/AIDS, 46 di Antaranya Homoseksual
Polisi Bongkar Praktik Pijat Plus-Plus Gay di Tasikmalaya, 1 Orang Ditangkap
Solusi Atasi Penyimpangan Seksual Napi di Tahanan
Usul Komnas HAM Tanggulangi Masalah Over Kapasitas Penjara
Jurus Jitu Biar Napi Tak Jadi Gay dan Lesbi di Tahanan
Suami Bisa Jadi Homoseksual Karena Kurang Perhatian Istri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.