201 Santri di Bangka Belitung Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Berat

201 Santri di Bangka Belitung Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Berat
Ilustrasi santri diisolasi. ©2020 Merdeka.com/Irwanto
PERISTIWA | 25 Februari 2021 01:43 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan ada sebanyak 201 santri dari salah satu pondok pesantren modern di daerah itu positif Covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat mengatakan, 201 santri yang dinyatakan positif tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium kesehatan daerah (labkesda) setempat.

"Saat dilakukan isolasi, tim medis dari Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat akan memisahkan santri positif Covid-19 yang bergejala dengan pasien tidak bergejala," katanya, seperti diberitakan Antara, Rabu (24/2).

Ia menjelaskan bahwa jika dalam proses isolasi diketahui ada santri yang mengalami gejala berat, akan mendapat perawatan khusus dari tim medis setempat.

"Dipilihnya Rumah Sakit Medika Stania dalam perawatan santri positif Covid-19 karena rumah sakit itu menjadi rujukan oleh pihak yayasan pesantren," katanya.

Ia mengatakan dijadwalkan pada Kamis (25/2) 2021 pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan kembali seluruh santri untuk memastikan kesehatannya. Jika didapati santri yang positif namun mengalami gejala berat langsung dilakukan perawatan kesehatan secata intensif.

Dengan bertambahnya 201 pasien Covid-19 dari klaster pesantren, total akumulasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka mencapai 1.987 orang, di mana 1.709 orang sudah dinyatakan sembuh, 21 pasien meninggal dunia serta 257 orang masih menjalani isolasi untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

"Kami dari satgas tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan baik sebagai langkah awal mencegah dan memutus penyebaran virus yang belum ditemukan obatnya," demikian Boy Yandra. (mdk/rhm)

Baca juga:
Selesai Diisolasi, Ratusan Santri di Tasikmalaya Dibolehkan Pulang
44 Santri Positif Covid-19, Pondok Pesantren di Pekanbaru Ditutup Sementara
Ratusan Santri di Tasikmalaya Positif Covid-19, Wagub Jabar Jamin Perawatan Serius
Wagub Jabar soal Klaster Pesantren: Tidak Banyak, Hanya Beberapa Titik
Wagub Jabar Sebut Munculnya Klaster Pesantren di Luar Kendali
Ratusan Santri Terpapar Covid-19, Pesantren di Tasikmalaya Ditutup

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami