21.632 Lembar Uang Palsu Dimusnahkan di Mapolda Sumut

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 14:27 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polisi dan Bank Indonesia memusnakan 21.632 lembar uang palsu. Seluruhnya dibakar di Mapolda Sumut, Rabu (14/8). Uang palsu yang dimusnahkan merupakan hasil temuan sejak 2013 hingga 2018. Nominalnya mulai 2.000 hingga 100.000. Jika dijumlahkan, angkanya menjadi 1.503.917.000.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wiwik Sisto Hidayat, memaparkan bahwa 21.632 lembar uang palsu yang dimusnahkan terdiri dari 8.974 lembar nominal 100.000, 11.850 lembar 50.000, dan 636 lembar 20.000. “Selain itu terdapat 88 lembar nominal 10.000, 83 lembar 5.000, dan 1 lembar 2.000," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wiwik Sisto Hidayat, di Mapolda Sumut, Rabu (14/8)

Dia menyatakan, uang palsu itu berasal setoran masyrakat ke perbankan. Temuan kemudian diserahkan Bank Indonesia.

Selanjutnya Bank Indoesia melimpahkannya ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut. “Untuk diamankan sementara, sebelum dilakukan pemusnahan," ujar Wiwik.

Seluruh uang palsu yang dimusnahkan dipastikan telah melewati penelitian keaslian atas uang rupiah di laboratorium Bank indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC). Pemusnahan juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Medan Kelas I-A Nomor 01/PEN. PlD/P MUS/2019/PN. MEDAN, tanggal 1 Maret 2019.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, menyatakan pihaknya terus memerangi peredaran uang palsu. Sejumlah kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Dia menyatakan, pada periofe 2017-2019 Polda Sumut menangani 27 kasus peredaran uang palsu. “Penyelesaiannya 24 perkara dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan," jelas Agus.

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT