25 Stand Tampilkan Daya Tarik Wisata pada Virtual Exhibition Kota Padang 2021

25 Stand Tampilkan Daya Tarik Wisata pada Virtual Exhibition Kota Padang 2021
Virtual Exhibition Kota Padang 2021. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 16 April 2021 10:15 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Pariwisata dan sektor ekonomi kreatif merupakan dua sektor yang tak terpisahkan dan sama-sama sangat terdampak oleh pandemi Covid- 19. Secara bertahap, sektor industri pariwisata telah mulai melakukan reaktivasi operasionalnya.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan memastikan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) terlaksana dengan baik, menjadi kunci dalam reaktivasi sektor industri pariwisata.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turut berupaya menekan penyebaran penularan Covid-19 dalam proses reaktivasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu yang dilakukan adalah mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk melakukan vaksinasi secara mandiri, seperti yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini bertujuan untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga muncul rasa kenyamanan dan keamanan dari masyarakat saat berwisata nantinya.

Saat proses vaksinasi berjalan secara bertahap untuk mendorong terbentuknya herd immunity, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu mulai dilakukan melalui promosi produk dan layanan pariwisata serta ekonomi kreatif. Hal ini dilakukan agar roda perekonomian dapat terus berputar dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk itu, pemerintah daerah perlu beradaptasi dengan kondisi pandemi dengan melakukan inovasi promosi melalui media daring untuk menarik wisatawan, baik domestik ataupun mancanegara, untuk menikmati produk khas daerah dari rumah saja.

Berangkat dari hal inilah maka Dinas Pariwisata Kota Padang kembali melaksanakan kegiatan virtual event bertajuk "Virtual Exhibition Kota Padang". "Melalui virtual pameran ini, kami berharap bahwa ini menjadi perwujudan dari sebuah upaya dalam pemulihan ekonomi di sektor kepariwisataan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM di Kota Padang terutama sebagai akses strategis peningkatan aktivitas pemasaran. Kami Dinas Pariwisata Kota Padang sangat mengapresiasi Program LOCALISE SDGs yang memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan pegiat pariwisata untuk bangkit kembali dalam keterpurukan," ujar Arfian, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang dalam siaran pers, Jumat (16/4).

Penyelenggaraan virtual exhibition ini merupakan tindak lanjut dari virtual events di masa pandemi Covid-19 sebagai bagian dari program LOCALISE SDGs. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau APEKSI dengan dukungan finansial dari Uni Eropa.

LOCALISE SDGs melihat adanya kebutuhan dari pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi. Kota Padang merupakan satu dari 5 daerah target LOCALISE SDGs terpilih yang mendapatkan asistensi teknis pemulihan pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif/UMKM.

Pemilihan itu didasari beberapa kriteria daerah seperti, seperti: adanya prioritas pembangunan di sektor pariwisata, partisipasi aktif daerah dalam rangkaian acara daring LOCALISE SDGs, adanya kebutuhan dalam pemulihan pariwisata, serta penyampaian komitmen tertulis dari kepala daerah dan/atau kepala dinas.

"Saat ini, khususnya di masa pandemi ketika pemanfaatan teknologi daring di masyarakat cukup signifikan, promosi untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara daring dapat menjadi upaya yang tepat untuk mempromosikan produk wisata daerah. Penyediaan platform transaksi secara daring untuk promosi produk, penyediaan informasi yang lengkap dan menarik tentu dapat menjadi jalan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat bertahan di masa pandemi ini sementara menunggu reaktivasi pariwisata berjalan sepenuhnya ketika angka kasus Covid-19 sudah sangat minimal," jelas Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi.

"Virtual Exhibition menjadi salah satu upaya inovasi yang dapat dilakukan. Dengan tersedianya platform pameran produk UMKM secara daring, masyarakat di mana pun dapat mengakses platform virtual exhibition untuk melakukan transaksi dan menikmati produk-produk khas Kota Padang tanpa harus bepergian. Melalui LOCALISE SDGs, semoga pemberian asistensi teknis pemulihan pariwisata yang diberikan kepada 5 daerah terpilih, dengan PT KA Wisata sebagai konsultan untuk 2 (dua) daerah di antaranya dapat menjadi contoh baik kepada pemerintah daerah lain dalam menghadapi stagnansi industri pariwisata dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)," sambungnya.

Sementara itu, KAI Wisata merupakan subsidiary PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang secara khusus diberikan mandat untuk mengelola wisata menggunakan kereta serta mengembangkan destinasi wisata dan pendukung pariwisata Indonesia. Perusahaan ini telah mendapatkan predikat virtual expert event organizer. "Kami sangat support akan pemulihan industri pariwisata dan UMKM untuk dapat bangkit di masa pandemi ini sehingga seluruh stakeholder pariwisata terus survive dan menyiapkan kunjungan wisatawan setelah masa pandemic ini melalui event virtual exhibition ini," ujar Hendy Helmy, President Director PT KA Wisata.

Dilaksanakan selama 20 hari, yakni tanggal 16 April-6 Mei 2021, pameran virtual ini dapat diakses melalui https://kaiwisataevent.com/kotapadang/. Event ini menjadi bagian dari upaya bersama Pemerintah Kota Padang bersama UCLG ASPAC dan APEKSI, serta KAI Wisata sebagai konsultan yang ditunjuk untuk memberikan asistensi teknis kepada Kota Padang, untuk memastikan bahwa sektor ekonomi kreatif di Kota Padang tetap hidup.

Total 25 stand pameran virtual akan menampilkan daya tarik wisata Kota Padang, festival unggulan, kuliner, kerajinan dan informasi tentang industri pariwisata dan UMKM di Kota Padang. Selain itu, pameran virtual ini dirangkai dengan pelaksanaan webinar penguatan sektor pariwisata dan UMKM masa pandemi. (mdk/yan)

Baca juga:
Keunikan Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbuh Menjulang dari dalam Goa
Menjelajahi Air Terjun yang Pernah Dipakai Syuting Film Hollywood
Bertemu Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pariaman Paparkan 6 Jurus Genius Pariwisata
Sandiaga Uno: Pariwisata Harus Prioritaskan Kebersihan dan Kesehatan
Aktivitas 12 Desa Wisata Binaan BCA Berangsur Pulih
Kembangkan Desa Wisata Indonesia, BCA Gelar Lomba Berhadiah Rp 600 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami