26 Kecamatan Banjir, Pemkab Karawang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

26 Kecamatan Banjir, Pemkab Karawang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
PERISTIWA | 26 Februari 2020 14:53 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Sebanyak 26 dari 30 Kecamatan di Karawang, Jawa Barat terendam banjir. Pemerintah Kabupaten Karawang menetapkan status tanggap darurat bencana karena banjir terus meluas. Ketinggian banjir yang melanda Karawang bervariasi. Paling parah banjir mencapai 2 meter.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri mengatakan, banjir merendam hampir seluruh wilayah di Kabupaten Karawang, sejak beberapa hari terakhir. Intensitas hujan yang begitu tinggi membuat sungai meluap dan mengakibatkan banjir.

"Kondisi banjir di Karawang akibat meluapnya sejumlah sungai yang berdampak 26 kecamatan hingga mengakibatkan banjir," kata Acep di posko darurat bencana Karangligar, Rabu (26/2).

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pihaknya menaikkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat dari sebelumnya status siaga darurat untuk 14 hari ke depan.

"Pemkab tingkatkan status dari siaga darurat bencana banjir menjadi status tanggap darurat banjir mulai hari ini hingga 14 hari ke depan," terang dia.

1 dari 1 halaman

Dengan peningkatan status itu, dia mengintruksikan seluruh perangkat daerah turun langsung kelapangan membantu masyarakat yang terdampak banjir. Sejumlah langkah juga telah dilakukan mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

"Langkah pemerintah telah dilakukan upaya evakuasi dan menyiapkan pengungsian hingga penyaluran bantuan logistik,"tandasnya.

Banjir yang paling parah terjadi di Desa Karangligar, Telukjambe Barat dan Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur. Banjir diakibatkan adanya pertemuan arus dua sungai besar yaitu sungai Cibeet dan Citarum.

"Paling parah di Karangligar, akibat adanya pertemuan dua sungai besar," tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat 26 kecamatan itu terdiri dari 47 ribu jiwa korban banjir, 15.754 Kepala Keluarga, 14 ribu rumah. Walaupun sejumlah daerah sudah mulai surut, namun intensitas hujan masih tinggi sehingga bisa kembali memicu banjir. (mdk/ray)

Baca juga:
Anies Absen Rapat di DPR, Gerindra Kenang Bahas Banjir dengan Jokowi
Anies Hingga Ridwan Kamil Tak Hadir, DPR Tunda Bahas Penanganan Banjir
Viral Video Bayi Naik 'Perahu' Penggorengan di Tengah Banjir, Gayanya Santuy
Puji Anies Baswedan, Anggota DPRD Jabar Kritik Ridwan Kamil Tak Ada Saat Banjir
Akses Jalan Terputus Akibat Sungai Citarum Meluap, 1.500 Warga Karawang Terisolasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami