2.717 Mobil Pemudik Diminta Putar Balik di Hari Lebaran

2.717 Mobil Pemudik Diminta Putar Balik di Hari Lebaran
PERISTIWA | 25 Mei 2020 11:37 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Hari pertama Lebaran Idul Fitri 2020, masih diwarnai para pemudik yang nekat menerobos penjagaan hendak pulang ke kampung halaman. Sebanyak 2.717 kendaraan diputarbalikan selama, Minggu, 24 Mei 2020.

"Dari data penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2020, kendaraan yang diputarbalikkan saat Momen Idul Fitri 2020 sebanyak 2.717 kendaraan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Senin (25/5/2020).

Dari jumlah tersebut, didominasi oleh kendaraan pribadi. Di pintu Tol Cikarang Barat, sebanyak 2.321 kendaraan pribadi diputar balik, sementara kendaraan umum yang diputarbalik di kawasan ini sebanyak 20.

"Total kendaraan diputarbalik di kawasan Cikarang Barat sebanyak 2.341," kata dia.

Sementara kendaraan yang diputar balik di kawasan Tol Bitung/Cikupa sebanyak 11 kendaraan yang keseluruhannya adalah kendaraan pribadi. Untuk di Jalan Arteri, kendaraan yang diputar balik sebanyak 365 kendaraan.

"Dengan rincian 116 kendaraan pribadi, 43 kendaraan umum, dan 206 sepeda motor," kata dia.

1 dari 1 halaman

275 Pelanggar PSBB

Sambodo menjelaskan, ada 275 pelanggaran PSBB pada Lebaran pertama. Dalam hal ini, polisi tidak memiliki kewenangan memberi sanksi denda, maka mereka hanya memberi teguran.

"Sebanyak 275 (pelanggar) di DKI Jakarta," kata Sambodo.

Jika dirinci, sebanyak 32 pelanggar mengendarai sepeda motor dengan boncengan beda alamat berdasarkan Kartu Tanda Penduduk Elektroniknya. Kemudian, sebanyak empat pelanggar melakukan pelanggaran tidak melakukan pembatasan jarak penumpang saat mengendarai roda empat atau penumpang duduk bersebelahan dengan sopir.

Lalu untuk jenis pelanggaran pengendara roda dua maupun empat yang tidak memakai masker ada sebanyak 82 pelanggar. Pelanggaran roda empat jumlah penumpangnya melebihi 50 persen sebanyak 50 pelanggar. Pelanggaran pengendara roda dua tak mengenakan sarung tangan sebanyak 105 pelanggar. Untuk pelanggaran jam operasional tidak ada.

"Kemudian pengendara bersuhu tubuh di atas normal juga tidak ada dan terakhir pelanggaran ojek online berpenumpang sebanyak dua pelanggar," pungkasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
H-1 Lebaran, Tidak Ada Pemberangkatan Bus di Terminal Pulo Gebang
Jelang Lebaran, Warga Pendatang Masuk ke Penajam Paser Utara Meningkat
H-1 Lebaran, Polisi Putar Balik 68 Ribu Pemudik
Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Mudik Saat Corona Bisa jadi Beban Orangtua
Truk Berisi Penumpang Ilegal Diamankan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Barat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5