3 Hari Hilang, Nelayan Kaltara yang Jatuh dari Bagan Udang Ditemukan Tewas

3 Hari Hilang, Nelayan Kaltara yang Jatuh dari Bagan Udang Ditemukan Tewas
PERISTIWA | 7 Oktober 2019 02:36 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Pencarian tim SAR gabungan di hari ketiga berbuah hasil. Supriadi (38), nelayan udang yang jatuh dari bagan, dan tenggelam di perairan Muara Sajau, Bulungan, Kalimantan Utara, sore ini ditemukan meninggal.

"Sudah, korban ditemukan sekitar jam 17.53 sore ini tadi, dalam kondisi meninggal dunia," kata Kasi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto, dikonfirmasi Minggu (6/10) malam.

Octavianto menerangkan, korban ditemukan berjarak sekitar 2 mil ke arah barat, dari titik lokasi berdirinya bagan udang, di perairan Muara Sajau. "Kondisi korban tanpa mengenakan pakaian," ujar Octavianto.

"Jadi, atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka, di Desa Sajau. Jadi, setelah tim SAR gabungan melakukan briefing, operasi SAR dinyatakan ditutup. Semua satuan, kembali siaga," ujar Octavianto.

"Kalau untuk kendala, sekitar lokasi pencarian tim SAR gabungan tidak menemui ada kendala. Kalau soal cuaca selama pencarian, cukup cerah ya," demikian Octavianto.

pencarian nelayan oleh tim sar gabungan

©2019 foto : HO/Basarnas

Diketahui, Supriadi (38), nelayan Desa Sajau, Bulungan, Kalimantan Utara, dilaporkan tenggelam dan hilang terseret arus deras perairan Muara Sajau di Bulungan, Jumat (4/10) pagi, sekira pukul 10.00 Wita. Sebelum kejadian nahas itu, korban bersama temannya sesama warga Desa Sajau, Adi (26), sedang menarik jaring tugu atau bagan di perairan.

Keduanya jatuh ke perairan, namun Adi berhasil selamat. Nahas bagi Supriadi, dia terlepas dari pegangan Adi, dan tenggelam. Tim SAR gabungan seperti Basarnas Pos SAR Tarakan, Polair Bulungan, BPBD Bulungan dibantu masyarakat, melakukan pencarian hingga petang ini, berhasil ditemukan. (mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami