3 Kali Lebih 'Live' Bugil di Medsos, Bidan Asal Lahat Mengaku Belum Mendapat Bayaran

3 Kali Lebih 'Live' Bugil di Medsos, Bidan Asal Lahat Mengaku Belum Mendapat Bayaran
Ilustrasi Video Porno. ©2015 Merdeka.com
PERISTIWA | 26 Agustus 2020 20:28 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Bidan asal Lahat, Sumatera Selatan, inisial AWM (23) diperiksa polisi karena diduga melakukan aksi pornografi dengan siaran langsung secara bugil di media sosial 'Boom Live'. Aksinya ternyata sudah tiga kali demi mendapatkan uang.

Kasatreskrim Polres Lahat AKP Kurniawi mengungkapkan, yang bersangkutan mengaku termotivasi mendapatkan keuntungan besar dari mempertontonkan tubuhnya tanpa busana di aplikasi itu. Alhasil, dia ketagihan mengulanginya hingga tiga kali.

"Dia sudah tiga kali melakukan live bugil di Boom Live. Akhirnya dilaporkan warga dan kami lakukan pemanggilan untuk diperiksa," ungkap Kurniawi, Rabu (26/8).

Meski tiga kali beraksi dan mengharapkan keuntungan, kata dia, AWM mengaku belum menikmati hasilnya. Keuntungan itu didapat jika banyak penonton dan mendapatkan reward.

"Dia mengaku uangnya belum dapat, tapi katanya sudah banyak yang menonton," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, AWM diperiksa polisi karena melakukan aksi bugil secara langsung melalui aplikasi media sosial. Pelaku terancam Undang-Undang ITE jika terbukti bersalah.

Kasatreskrim Polres Lahat AKP Kurniawi mengungkapkan, yang bersangkutan bertugas sebagai bidan honorer di salah satu puskesmas di kabupaten itu. Identitasnya diketahui dari penelusuran akun Boom Live miliknya.

"Benar, seorang bidan kita periksa terkait live bugil di media sosial. Statusnya masih saksi," ungkap Kurniawi, Rabu (26/8).

Dari pemeriksaan, AWN mengakui wanita yang bugil tersebut adalah dirinya. Dia bermaksud mencari keuntungan ekonomi dengan banyaknya penonton dan reward.

"Motifnya karena ingin mendapatkan uang daru aplikasi itu," ujarnya.

Jika terbukti, AWM dapat dinaikkan menjadi tersangka dan dikenakan UU ITE tentang konten pornografi dengan ancaman enam tahun penjara. Sejauh ini penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, seperti ponsel, kacamata, dan beberapa barang lain.

"Kita lihat perkembangan penyelidikan, tidak menutup kemungkinan jadi tersangka," tegasnya. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami